Pesona Tersembunyi Teupin Balok: Surga Ekowisata Baru di Lhoknga yang Menanti Dieksplorasi
Foto : Istimewa | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Banyaknya potensi wisata alam di Aceh yang belum tereksplorasi secara maksimal memicu berbagai elemen masyarakat untuk turun tangan.
Salah satunya adalah Teupin Balok, sebuah destinasi ekowisata tersembunyi yang terletak di Gampong Naga Umbang, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.
Menawarkan pesona alam yang masih asri, Teupin Balok siap menjadi primadona baru bagi para pencinta wisata alam.
Daya tarik utama dari Ekowisata Teupin Balok adalah sensasi menyusuri sungai yang tenang menggunakan perahu kecil. Wisatawan akan diajak mengitari aliran sungai hingga menuju ke kawasan Pucok Krueng. Sepanjang perjalanan, mata pengunjung akan dimanjakan dengan suguhan panorama hijau yang rindang dan udara yang sangat nyaman.
Menariknya, pengalaman premium ini tidak menguras kantong. Pengelola memasang tarif yang sangat ramah di dompet.
Dengan tarif Rp25.000 per orang perahu kecil dan life jacket (jaket pelampung) untuk standar keselamatan siap membawa pengunjung mengitari sungai.
Melihat potensi besar yang belum terjamah ini, Forum Silaturahmi Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala (Fekon Unsyiah) Angkatan 1986 mengambil inisiatif. Mereka menggelar pertemuan silaturahmi langsung di lokasi Teupin Balok pada Minggu (21/6).
Ketua Silaturahmi Fekon Unsyiah 86, Teuku Zulimansyah, mengungkapkan bahwa Teupin Balok sudah sangat layak untuk dikenal secara luas oleh masyarakat, baik lokal maupun mancanegara.
"Jarak Teupin Balok ini sangat dekat dengan pusat Kota Banda Aceh. Aksesnya mudah, namun keasriannya masih sangat terjaga. Sudah sewajarnya tempat seindah ini mendapat perhatian dan dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan baru," ujar Teuku Zulimansyah di sela-sela kegiatan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan ekowisata, Forum Alumni Fekon Unsyiah '86 juga melakukan aksi penghijauan.
Mereka menanam berbagai jenis tanaman keras produktif di sekitar kawasan wisata, di antaranya,pohon jengkol dan pohon rambutan.
Penanaman ini diharapkan dapat menjaga kelestarian alam Teupin Balok, mencegah erosi sungai, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dengan perpaduan wisata air yang murah meriah, akses yang dekat dari ibu kota, serta komitmen pelestarian lingkungan dari berbagai pihak, Ekowisata Teupin Balok diprediksi akan segera menjadi magnet baru pariwisata di Aceh Besar. (*)








