08 Agustus 2026
Daerah

Ketua Komisi II DPRK Pidie Jaya Kerahkan Excavator Buka Saluran Air untuk Petani Ulim dan Meurah Dua

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDKepedulian terhadap kebutuhan petani kembali ditunjukkan Anggota DPRK Pidie Jaya yang juga Ketua Komisi II DPRK Pidie Jaya, Azrizal Syahputra. Pada Sabtu (8/8), Azrizal memfasilitasi alat berat berupa excavator untuk mengeruk dan membuka kembali saluran air sungai untuk membantu petani di Kecamatan Meurah Dua dan Ulim yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan penting petani untuk mendapatkan pasokan air.

Azrizal mengatakan, excavator miliknya telah bekerja selama dua hari untuk mengeruk sekaligus membuat saluran air yang dibutuhkan petani. Langkah tersebut dilakukan setelah dirinya menerima permintaan dari Camat Ulim, Samsul Bahri, agar membantu penanganan saluran air yang mengalami kerusakan parah. “Saya bantu alat berat atas permintaan Samsul Bahri, Camat Ulim,” kata Azrizal.

Menurutnya, kondisi sungai saluran irigasi tersebut sebelumnya mengalami kerusakan total akibat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya beberapa waktu lalu. Kondisi itu membuat kebutuhan air untuk lahan pertanian masyarakat ikut terganggu.

Sebagai anggota DPRK dari Partai PAS Aceh sekaligus Ketua Komisi II yang membidangi sektor pertanian, perikanan dan kelautan, Azrizal menilai persoalan irigasi tidak boleh dibiarkan berlarut karena menyangkut langsung keberlangsungan ekonomi petani.

Bantuan alat berat tersebut bukan kali pertama dilakukan Azrizal untuk kepentingan masyarakat. Sebelumnya, ia juga pernah membantu penimbunan tebing sungai yang nyaris mengancam rumah warga di Kecamatan Ulim. Saat itu, Azrizal berkolaborasi dengan salah seorang politisi dari PKB untuk memperkuat tebing sungai agar rumah warga tidak roboh dan terseret arus.

Di tengah aktivitasnya sebagai pengusaha dan politisi yang memiliki alat berat, Azrizal dikenal cukup aktif membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu di daerah pemilihannya.

Sejumlah petani Kecamatan Ulim dan Meurah Dua menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan tersebut. Mereka menilai dukungan alat berat sangat membantu mempercepat pembukaan saluran air yang menjadi kebutuhan mendesak bagi lahan pertanian.

Alat berat dari saya, sementara kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan gaji operator difasilitasi oleh BPBD Pidie Jaya. “Alat berat dari saya, namun BBM dan gaji operator difasilitasi oleh BPBD Pidie Jaya,” pungkasnya. (**).