02 Oktober 2022
Daerah

BNN Ajak Ormas di Pidie Jaya Aktif Jadi Penggiat Anti Narkoba

Liputangampngnews.id - Pergerakan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Pidie Jaya ibarat "laut yang tenang". Seakan aman-aman saja, kita tidak tahu bagaimana keadaan di dalamnya. Bisa jadi di bawahnya ada ikan yang besar atau isi lainnya yang berbahaya.

Begitulah pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pidie Jaya, Fakhrurrozi, S.H., saat menyampaikan materi pada Workshop Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Lingkungan swasta/ormas pada hari Jum'at (19/11) bertempat di aula Emirate caffe Meureudu.

Workshop dimulai pukul 08.30 WIB yang melibatkan 30 orang perwakilan Ormas/OKP dan komunitas di Kabupaten Pidie Jaya ini dilaksanakan dengan tujuan membentuk dan membekali Penggiat Anti Narkoba dari lingkungan swasta/ormas.

Dengan materi P4GN dan membuat rencana aksi untuk P4GN yang kedepannya harus dilaksanakan di lingkungan dan organisasi masing-masing.

Kecuali Kepala BNNK Pidie Jaya, narasumber lainnya yang memberikan materi yaitu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pidie Jaya, A.Jalil Samidan, M.Pd., Ketua IKAN Pidie Jaya, M.Rizki Syahdan, S.STP dan pemateri Teuku Satria dari Wartawan Metropolis.id menyampaikan penguatan kapasitas organisasi dalam mendukung pemberantasan narkoba di Pidie Jaya.

Konsep penanganan Covid-19 dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Semua pihak ikut terlibat dalam menanganinya. Semua kita berharap dalam penanganan Narkoba hendaknya bisa dilakukan seperti konsep penanganan Covid-19," sarankan Muhammad Fajri, Ketua Bapera Pidie Jaya dalam sesi diskusi

Terakhir, semua pemateri dan BNN Kabupaten Pidie Jaya menghimbau bahwa pencegahan Narkoba merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak agar dapat memberikan hasil Pidie Jaya Bersih dari Narkoba "Pijay Bersinar". (FAN)