Usulan Santunan Korban Bencana Terealisasi 100 Persen, Bukti Nyata Kepedulian Negara untuk Masyarakat Pidie Jaya
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali ditunjukkan dalam kegiatan Penyerahan Santunan Ahli Waris Tahap III dan Santunan Luka Berat Tahap II bagi Korban Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Pidie Jaya yang berlangsung di Kantor Bappeda Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pidie Jaya dan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pendamping sosial, serta para penerima manfaat dan keluarga.
Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial RI kepada masyarakat yang terdampak bencana. Seluruh bantuan disalurkan berdasarkan usulan masyarakat yang telah melalui proses pendataan, verifikasi, dan validasi secara cermat sehingga tepat sasaran dan akuntabel.
Pada kegiatan tersebut diserahkan Santunan Ahli Waris Tahap III kepada 3 orang ahli waris, masing-masing sebesar Rp15.000.000, serta Santunan Luka Berat Tahap II kepada 84 orang penerima, masing-masing sebesar Rp5.000.000, dengan total nilai bantuan mencapai Rp465.000.000.
Lebih membanggakan lagi, Plt. Kepala Dinas Sosial P3A melaporkan bahwa seluruh usulan bantuan dari Kabupaten Pidie Jaya telah terealisasi 100 persen. Dari total 59 orang penerima Santunan Ahli Waris dan 107 orang penerima Santunan Luka Berat yang diusulkan, seluruhnya telah memperoleh haknya melalui tiga tahapan penyaluran.
Rinciannya meliputi Tahap I sebanyak 30 penerima Santunan Ahli Waris dan 23 penerima Santunan Luka Berat, Tahap II sebanyak 26 penerima Santunan Ahli Waris dan 84 penerima Santunan Luka Berat, serta Tahap III sebanyak 3 penerima Santunan Ahli Waris. Capaian ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan Kementerian Sosial RI dalam memastikan setiap masyarakat yang berhak memperoleh bantuan sesuai ketentuan.
Bupati Pidie Jaya dalam arahannya menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak berhenti pada saat bencana terjadi, tetapi terus berlanjut hingga proses pemulihan masyarakat. Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar nilai materi, melainkan simbol kepedulian negara dan penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali.
"Musibah tidak boleh mematahkan semangat kita. Pemerintah akan terus hadir bersama masyarakat. Mari kita jadikan ujian ini sebagai kekuatan untuk bangkit, saling membantu, dan membangun Pidie Jaya yang lebih tangguh serta lebih sejahtera," ujar Bupati.
Plt. Kepala Dinas Sosial P3A juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat Kabupaten Pidie Jaya. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bupati Pidie Jaya atas arahan dan komitmen dalam mengawal penanganan pascabencana, serta kepada seluruh unsur Forkopimda, BPBD, Dinas Kesehatan, RSUD, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pendamping sosial, Pordam, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sejak awal bencana hingga seluruh proses penyaluran bantuan dapat diselesaikan dengan baik.
Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mengawal seluruh program bantuan sosial agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui penyaluran santunan ini, Pemerintah berharap para penerima manfaat memperoleh kekuatan baru untuk melanjutkan kehidupan. Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Pidie Jaya optimistis mampu bangkit lebih cepat, pulih lebih kuat, dan terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik. (**)






