Peringati Hari Damai Aceh XXI, Pidie Jaya Gelar Zikir dan Berdoa agar Perdamaian Aceh Terus Terawat
Foto : Jamaah Zikir dan Doa bersama dalam Masjid Agung Teungku Chiek Pante Geulima | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya menggelar zikir dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh XXI Tahun 2026 di Masjid Agung Teungku Chiek Pante Geulima, Meureudu, Jumat malam, (14/8).
Kegiatan yang diprkarsai Dinas Syariat Islam tersebut diikuti ratusan ASN dan masyarakat umum. Turut hadir para staf ahli bupati, para asisten setdakab, kepala SKPK, kepala bagian Setdakab, Kepala Sekretariat LKA/LKD serta para camat.
Rangkaian kegiatan diawali Salat Magrib berjamaah, pembacaan Surat Yasin, zikir dan doa yang dipimpin Tgk. Syukrullah, yang juga mubalig kondang asal Trienggadeng, Pidie Jaya.
Dihubungi Liputan Gampong News, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mengatakan, Hari Damai Aceh yang sudah 21 tahun ini harus menjadi momentum untuk terus menjaga perdamaian sebagai modal penting pembangunan daerah.
“Perdamaian adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Pemerintah dan masyarakat memiliki tanggung jawab mempertahankan suasana aman, memperkuat persaudaraan serta mengisi perdamaian dengan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia mengajak ASN dan masyarakat memperkuat persatuan, silaturahmi, gotong royong serta pelayanan kepada masyarakat.
“Semangat perdamaian harus menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan ‘Pidie Jaya Maju dan Meusyuhue, Masyarakat Sejahtera’. Kita ingin Pidie Jaya menjadi daerah yang bersyariat, berkeadilan, maju dan berkelanjutan,” kata Sibral.
Ia berharap kebersamaan pemerintah, ulama dan masyarakat terus terjaga untuk mempertahankan keamanan, ketenteraman dan perdamaian di Pidie Jaya. (*)














