Lomba Sudah Jalan, Venue Masih Dikebut: Kesiapan EO MTQ Aceh ke-37 Diselimuti Tanda Tanya?
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Hingga hari kedua pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37, Minggu (2/11), sejumlah venue lomba di luar panggung utama di Kabupaten Pidie Jaya masih belum rampung. Pantauan awak media di lapangan menunjukkan fakta mencolok di tengah semarak seremoni pembukaan, arena lomba justru masih berkejaran dengan waktu.
Di Masjid Gampong Rhing Blang, Meureudu, para pekerja tampak pontang-panting menuntaskan pekerjaan finishing. Dari keterangan warga sekitar, progres pembangunan baru menembus kisaran 70 persen. “Masih banyak yang belum siap, seperti listrik dan AC. Tapi mungkin hari ini bisa selesai kalau dikebut,” ujar seorang warga Meureudu yang menyaksikan langsung kesibukan di lokasi.
Kondisi lebih mencemaskan justru terlihat di venue Lapangan Kota Meureudu. Hingga Minggu pagi, progres pengerjaan diperkirakan baru 50 persen. Hanya panggung utama yang tampak berdiri, sementara area tenda dan fasilitas pendukung masih dalam tahap penataan awal. “Kalau lihat begini, susah siap hari ini,” komentar seorang warga dengan nada pesimis.
Hal serupa terjadi di halaman Masjid Tgk Chik Pante Geulima, Meureudu. Di lokasi ini, baru panggung dan mimbar lomba yang rampung. Instalasi listrik dan penataan area peserta masih berantakan, dengan estimasi progres tak lebih dari 60 persen. Sejumlah pekerja terlihat lembur di bawah terik matahari, mencoba menambal kekurangan di detik-detik terakhir.
Meski upaya percepatan kini terlihat di banyak titik, keterlambatan ini memunculkan tanda tanya, bagaimana koordinasi dan pengawasan panitia dengan pihak EO selama persiapan? MTQ adalah hajatan keagamaan bergengsi tingkat provinsi, bukan ajang coba-coba.
Hingga berita ini dirilis, pihak EO pelaksana, PT Qpro Creasindo, melalui Nasrullah selaku penanggung jawab, belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan penyelesaian venue. Pesan konfirmasi yang dikirim awak media melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu pagi (2/11), belum mendapat tanggapan. Sementara waktu terus berjalan, dan para kafilah sudah bersiap menanti panggilan lomba. (**)






