Dinkes Pidie Jaya Jemput Bola, Warga Pedalaman Dirujuk ke RSUD
Foto : Warga Kayee Jatoe, Yusri aedang digotong petugas medis ke Ambulan untuk dirujuk ke RSUD Pidie Jaya di Meureudu | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) terus memperkuat akses pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui upaya jemput bola bagi warga yang membutuhkan penanganan medis.
Langkah tersebut salah satunya dilakukan Puskesmas Cubo dengan merujuk Yusri (50), warga Gampong Kayee Jatoe, Kecamatan Bandar Baru, ke RSUD Pidie Jaya, di Meureudu, Senin (14/9).
Kepala Dinkes-KB Pidie Jaya, Eddy Azwar, SKM., M.Kes., mengatakan Yusri dirujuk setelah mengeluhkan kebas pada kedua kaki yang telah dirasakan selama tiga tahun.
Kondisi tersebut menyebabkan pasien kesulitan berjalan dan selama ini menggunakan dua tongkat ketiak untuk beraktivitas di rumah.
“Awalnya rasa kebas dirasakan pada kaki sebelah kiri, kemudian menjalar ke sebelah kanan,” kata Eddy kepada Liputan Gampong News.
Selain keluhan tersebut, pada paha kanan bagian atas pasien masih terpasang pen akibat fraktur femur yang dialaminya sekitar 13 tahun lalu. Pen tersebut hingga kini belum menjalani operasi ulang.
Eddy mengatakan pelayanan jemput bola merupakan bagian dari instruksi Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan.
“Atas instruksi Bupati Pidie Jaya, kami harus terus melakukan upaya jemput bola. Apabila ada warga yang membutuhkan pertolongan medis, akan dilayani melalui puskesmas untuk selanjutnya dirujuk ke RSUD Pidie Jaya jika membutuhkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Menurut Eddy, pemerintah daerah tidak ingin ada masyarakat yang kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan, terlebih saat ini Pidie Jaya tengah menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Jangan sampai ada warga Pidie Jaya yang tidak terlayani dan mendapatkan akses kesehatan,” tegasnya.
Ia menambahkan, CKG juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap penyakit sehingga masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.
“Mari bersama kita wujudkan masyarakat Pidie Jaya yang sehat dan bebas dari ancaman penyakit,” pungkas Eddy. (*)







