17 April 2026
Kesehatan

Dapur Sehat PMBA Hadir di Pidie Jaya, Pemkab Optimistis Capai Zero Stunting

Foto : Kegiatan Launching Dapur Sehat PMBA di Gampong Meunasah Raya Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDUpaya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Pidie Jaya terus diperkuat dengan peluncuran Dapur Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) atau Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).

Peluncuran DASHAT dilakukan secara serentak di tiga gampong di Kecamatan Meurah Dua, yakni Meunasah Raya, Seunong, dan Lhok Sandeng yang merupakan salah satu wilayah terdampak banjir. Kegiatan dipusatkan di Gampong Meunasah Raya, Jum'at (17/4/2026).

Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memastikan pemenuhan gizi bagi masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan kelompok rentan.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Tim Penggerak PKK Pidie Jaya bersama Wahana Visi Indonesia (WVI), Dinas Kesehatan dan KB, serta Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI).

Selain menyediakan makanan bergizi, DASHAT juga mengedepankan edukasi pola makan sehat dan seimbang bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Pidie Jaya, Hj. Asmawati Sibral melalui Ketua IV TP PKK, Eddy Azwar, SKM, M.Kes, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam percepatan penurunan angka stunting.

“Program ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan status gizi masyarakat, terutama bagi bayi, balita, ibu hamil, dan kelompok rentan di wilayah terdampak banjir,” ujar Eddy yang juga Kepala Dinkes dan KB Pidie Jaya.

Manager WVI Aceh, Roni, menyebutkan bahwa program pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) ini akan berlangsung selama 30 hari dengan sasaran sekitar 250 penerima manfaat.

Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya membantu masyarakat agar dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan normal pascabencana. Pemerintah daerah optimistis program DASHAT dapat mendorong penurunan stunting menuju target zero stunting di Pidie Jaya.

Sebelumnya, kader desa dan kader PKK telah mendapatkan pelatihan pengolahan dan penyajian makanan bergizi oleh PERSAGI di Aula Puskesmas Meurah Dua. Pelatihan ini bertujuan memastikan kualitas dan keberlanjutan program di tingkat gampong.

Keuchik Meunasah Raya, Abdul Halim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, terutama dalam penyediaan sarana air bersih dan pendampingan sejak masa tanggap darurat banjir. 

Ia mengungkapkan, angka stunting di gampongnya telah menurun dari sembilan kasus menjadi tiga kasus. Melalui sinergi berbagai pihak, program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat." pungkasnya. (*)