PROHCAKRA - Dialog ini merupakan karya fiksi. Nama Pawang Beurandeh dan Polem Beuransah hanyalah tokoh rekaan untuk mengangkat nilai-nilai adat Aceh. Dialog ini tidak ditujukan kepada pihak
PROHCAKRA - Warung kopi Gampong mulai rame. Pawang Beurandeh sedang menyeruput kopi hitam pancong. Polem Beuransah datang membawa Bada Sueum. Keduanya nyaris setahun tak pernah bertemu empat mata,
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID PROHCAKRA - Polem Beuransah: Pawang, Pat beda pancuri ngon koruptor, Pawang? Pawang Beurandeh: Hah, beda jioh, hai Polem. Pencuri itu kerja lembur malam hari,
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID PROHCAKRA - Di pos perbatasan Aceh–Sumut, Pawang Beurandeh dan Polem Beuransah duduk prohcakra sambil menghisap cerutu bakong Aceh. Dari kejauhan, truk BK lewat
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID PROHCAKRA- Sore itu, angin dari jalan lintas Banda Aceh - Medan berembus kencang, membawa aroma kopi kampung yang mengepul di pos jaga. Di sudut siskamling tua itu,
PROHCAKRA - Suasana warung kopi disebuah desa, meja kayu bergetar tiap kali Bus dan dum truk lewat. Pawang Beurandeh & Polem Beuransah duduk manis sambil nyeruput kopi hitam pancong,
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID -Di pekarangan kantor bupati Pidie Jaya, sawah kecil yang ditanami padi tampak hijau ranum. Di sana, dua sahabat lama, Pawang Beurandeh & Polem Beuransah, sibuk
PROHCAKRA - Di bawah langit mendung kawasan Meureudu, angin semilir membawa aroma padi dari hamparan sawah di belakang TUWAGA Kopi, warung sederhana tempat rakyat biasa meneguk kopi dan
PROHCAKRA - Pawang Beurandeh & Polem Beuransah lagi duduk di tepi sawah sambil makan gorengan, membahas soal excavator (beko) hibah KKP milik Pemkab Pidie Jaya yang disewakan ke penambang
PROHCAKRA -Pawang Beurandeh: Polem, kau pernah dengar Dana BOS berubah jadi Dana BOB? Polem Beuransah : Dana BOB? Apa pula itu? Pawang Beurandeh: BOS: Bantuan Operasional Sekolah. Kalau BOB: