Sentuhan Kemanusiaan Polisi di Pidie Jaya, 30 Anak Terima Layanan Khitan Gratis
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Sebanyak 30 anak-anak dari kalangan kurang mampu, termasuk sejumlah korban bencana banjir bandang yang melanda wilayah Pidie Jaya, mengikuti kegiatan khitanan massal yang digelar di Klinik BERKAH IBU Ulim, Senin (2/3/2026). Kegiatan sosial ini diprakarsai oleh Aipda Jonni Rahmad yang akrab disapa MASJHON, personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pidie Jaya.
Banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu di Kecamatan Ulim dan sekitarnya tidak hanya meninggalkan duka dan kerusakan materi, tetapi juga memberikan beban psikologis serta kendala ekonomi bagi para korban, terutama keluarga dengan anak-anak yang membutuhkan khitan. Melihat kondisi tersebut, Aipda Jonni Rahmad tergerak untuk berbagi dan meringankan beban masyarakat melalui aksi kemanusiaan ini. Dan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Jonni personil Polres Pidie Jaya yang berjiwa Sosial tersebut.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang kurang mampu dan menjadi korban bencana. Kami berharap dengan adanya khitanan massal ini, dapat membantu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memberikan kebahagiaan bagi anak-anak," ujar Aipda Jonni Rahmad saat ditemui Cek Mad dari media ini di sela-sela kegiatan.
Pelaksanaan khitanan massal yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan lancar dan tertib. Puluhan anak dengan didampingi orang tua mereka tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan hingga pelaksanaan tindakan medis. Seluruh proses khitan dilakukan oleh tim medis profesional dari Klinik BERKAH IBU Ulim yang dipimpin langsung oleh dr. Umardani, S.PoG.
"Kami sangat mendukung penuh inisiatif dari Pak Jonni. Ini adalah kegiatan mulia yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Tim kami menerjunkan tenaga medis yang berpengalaman untuk memastikan proses khitan berjalan aman dan nyaman bagi anak-anak," ungkap dr. Umardani.
Selain mendapatkan layanan khitan secara gratis, seluruh peserta juga menerima paket bantuan berupa obat-obatan pasca khitan serta kain sarung sebagai bentuk dukungan untuk kelancaran proses pemulihan mereka. Pemberian bantuan ini disambut haru dan bahagia oleh para orang tua yang hadir.
Mewakili Peserta bahkan yang terbanyak dari Gampong Rhedeup Panteraja, Keuchik Junaidi A. Samad (60), mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Anak anak kami, merupakan anak anak fakir Miskin dan Yatim dan Piatu bahkan ada yang korban banjir bandang yang rumahnya terendam dan mengalami kerusakan.
"Alhamdulillah, warga saya sangat terbantu. Dengan kondisi ekonomi yang sedang sulit pasca banjir, kami tidak kepikiran untuk mengkhitankan anak. Terima kasih banyak kepada Pak Jonni dan semua pihak yang sudah peduli. Semoga kebaikan ini dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT," tutur Keuchik dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan khitanan massal ini tidak hanya sekadar aksi sosial biasa, tetapi juga menjadi simbol nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan dan pelindung yang peduli terhadap kesulitan warganya. Aipda Jonni Rahmad berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi personel kepolisian lainnya untuk berbuat lebih banyak lagi bagi masyarakat yang membutuhkan. (**)










