10 Agustus 2026
Daerah

Oknum Keuchik Main Ekstasi, Oknum Polisi Selundupkan Vape Etomidate

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Ancaman narkotika jenis baru berupa liquid vape mengandung etomidate kini resmi menyusup ke bumi Serambi Mekah. Sindikat lintas negara Aceh-Malaysia ini terbongkar setelah Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh menggagalkan peredarannya pada akhir Juli 2026. Modus operandi kali ini tergolong sangat berbahaya karena menyasar para pengguna rokok elektrik lewat ribuan cartridge siap edar.

Ironisnya, bisnis haram bernilai fantastis ini justru menyeret Keuchik dan oknum polisi yang seharusnya menjadi pilar hukum dalam masyarakat. Polisi meringkus RB (41), seorang Keuchik aktif di Aceh Utara, serta RF (31) yang merupakan oknum anggota Polri. Keterlibatan dua oknum ini membuktikan bahwa jaringan narkoba internasional mampu menyusup dan merusak berbagai lapisan profesi di daerah.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, dalam konferensi pers di Mapolda Aceh hari ini, Senin (10/8), menyebut bahwa varian etomidate ini adalah temuan pertama di wilayahnya. Pengungkapan pertama bermula di Syamtalira Aron, Aceh Utara, saat sang Keuchik berinisial RB ditangkap bersama barang bukti 18 kilogram ekstasi. Tak hanya itu, dari tangan sang keuchik, petugas menyita 2.495 cartridge vape getar serta 4.000 mililiter liquid etomidate.

Hasil uji Laboratorium Forensik Sumatera Utara memastikan bahwa cairan vape tersebut positif mengandung etomidate yang masuk dalam narkotika Golongan II. Berdasarkan pemeriksaan, Keuchik RB tergiur upah Rp100 juta yang dijanjikan oleh seorang pengendali bernama Pablo alias AH. Tugasnya menjemput barang haram tersebut dari Aceh Tamiang untuk kemudian disebarkan ke seluruh pelosok Aceh hingga luar provinsi.

Sehari berselang, aksi kejar-kejaran bak film laga pecah di Kabupaten Bireuen demi membekuk oknum polisi, RF. Mobil yang ditumpangi RF nekat menerobos barikade petugas dan menabrak sepeda motor hingga terseret di jalanan. Di dalam kendaraan yang mengangkut 142 cartridge etomidate tersebut, tiga pelaku lain berhasil kabur, sementara RF langsung diamankan setelah polisi melepaskan tembakan peringatan.

Insiden menegangkan ini bahkan memakan korban jiwa dari pihak TNI, yaitu Pratu Galuh Nugraha, anggota Pomdam Iskandar Muda. Almarhum gugur terkena peluru rekoset saat dengan berani membantu polisi menghentikan laju mobil pelaku di lapangan. Di akhir penyampaiannya, Kapolda mengingatkan masyarakat untuk waspada dan tidak sembarangan membeli liquid vape, mengingat jalur pesisir Aceh yang sepi masih menjadi pintu masuk favorit para penyelundup. (**)