Fluktuasi Ringan Jelang Puasa, Pemkab Pidie Jaya Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Terjaga
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID -
Aroma Ramadan mulai terasa di sudut-sudut pasar tradisional Kabupaten Pidie Jaya. Di tengah meningkatnya aktivitas belanja masyarakat, pergerakan harga sejumlah bahan pokok ikut menjadi sorotan. Meski terjadi kenaikan pada beberapa komoditas, lonjakan tersebut masih tergolong tipis dan belum mengusik stabilitas perdagangan maupun daya beli warga, Sabtu (14/2).
Kepala Bidang Pengembangan dan Perdagangan Disperindagkop Pidie Jaya, Musbir, menyampaikan hal itu usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kecamatan Meureudu dan Pasar Bandar Dua Ulee Glee, Jumat (13/2). Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, mayoritas komoditas strategis masih berada pada level harga yang stabil, sementara pasokan dinilai relatif aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Pergerakan harga tipis dan tetap terkendali. Tidak ada lonjakan signifikan yang bisa memicu kepanikan pasar,” ujar Musbir. Lebih lanjut, Musbir menyebut, aktivitas distribusi berjalan lancar sehingga daya beli masyarakat masih terjaga menjelang Ramadan.
Di Pasar Ulee Glee, harga bawang putih tercatat naik dari Rp33.000 per kilogram menjadi Rp35.000 hingga Rp37.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah bertahan di angka Rp35.000 per kilogram dan cabai merah tetap Rp38.000 per kilogram. Minyak goreng merek Kita naik Rp1.000 menjadi Rp18.000 per liter, sedangkan telur ayam naik Rp2.000 menjadi Rp52.000 per kilogram.
Komoditas lain juga menunjukkan variasi tipis, seperti tomat Rp15.000 per kilogram (naik Rp1.000), cabai rawit Rp38.000 per kilogram (naik Rp2.000), cabai hijau Rp28.000 per kilogram (naik Rp2.000), dan jeruk nipis Rp12.000 per kilogram (naik Rp2.000). Gula pasir tetap Rp19.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, beras Rastra Rp235.000 per karung, serta kentang Rp12.000 per kilogram. Bahkan wortel justru turun Rp2.000 menjadi Rp8.000 per kilogram.
Musbir juga memastikan, meski sebelumnya Kabupaten Pidie Jaya dilanda banjir bandang dan tanah longsor, kondisi tersebut tidak berdampak signifikan terhadap gejolak harga.
Tampak hadir pada Sidak tersebut Kepala Disperindagkop Dahlan, SE, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Muzakir, Kasat Intelkam AKP Rusdiono, Kabag Ekonomi Saifuddin, Kabag Logistik Polres Pidie Jaya AKP Mardiansyah.
Sementara itu, Kadisperindagkop Pidie Jaya, Dahlan,SE mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melakukan pengawasan harga dan ketersediaan stok akan terus diperkuat secara berkala demi menjaga stabilitas pasar dan melindungi daya beli masyarakat sepanjang Ramadan. (**)








