Video Cek Nurma Menggugah Hati, Kadis Sosial Pidie Jaya Siap Kunjungi Penderita Stroke yang Hidup dalam Keterbatasan
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Sebuah kisah pilu datang dari salah satu Gampong di Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Seorang warga yang telah menderita stroke selama tiga tahun delapan bulan kini hanya bisa terbaring lemah di rumahnya sambil berharap adanya perhatian dan bantuan dari Dinas Sosial & P3A Kabupaten Pidie Jaya. Kondisi memprihatinkan tersebut menjadi atensi publik dan Dinsos Pidie Jaya, Sabtu (25/7) setelah viral di media sosial.
Kondisi warga tersebut mencuat setelah diunggah oleh akun TikTok Cek Nurma. Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa pria itu telah mengalami stroke selama 3,8 tahun dan diduga belum pernah mendapatkan perhatian yang memadai. Video tersebut memantik simpati warganet yang merasa prihatin melihat kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas.
Selama sakit, kebutuhan hidup sehari-hari keluarga hanya bergantung pada perjuangan sang istri. Demi mencukupi kebutuhan rumah tangga sekaligus merawat suaminya, ia setiap hari bekerja sebagai buruh harian di sawah milik warga. Penghasilan yang tidak menentu membuat keluarga tersebut harus bertahan dalam keterbatasan, sementara biaya perawatan dan kebutuhan hidup terus berjalan.
Potret kehidupan keluarga miskin itu sangat membutuhkan uluran tangan dan kepedulian bersama. Di tengah kondisi kesehatan yang terus menurun, harapan mereka sederhana, yakni memperoleh bantuan sosial maupun pendampingan agar beban hidup yang selama ini dipikul dapat sedikit berkurang.
Menanggapi informasi yang viral tersebut, Bupati Pidie Jaya melalui Kepala Dinas Sosial & P3A Kabupaten Pidie Jaya, Azhariadi, M.Si, menyatakan pihaknya akan segera turun langsung ke lokasi. Ia mengaku baru mengetahui kondisi warga tersebut setelah informasi beredar di media sosial dan memastikan akan melakukan kunjungan ke rumah yang bersangkutan untuk melihat kondisi sebenarnya serta mengidentifikasi bentuk bantuan yang dapat diberikan.
Langkah cepat pemerintah daerah diharapkan menjadi awal dari penanganan yang lebih baik bagi warga tersebut. Masyarakat pun berharap bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mampu memberikan kepastian terhadap akses pelayanan sosial, kesehatan, serta kebutuhan dasar keluarga, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak dan bermartabat. (**)






