16 Mei 2022
Daerah

Petani Bireuen Menjerit, Pupuk Bersubsidi Langka, Sepertinya Dirampas Pengusaha

Liputangampongnews.id - Akibat Kelangkaan pupuk bersubsidi di Kecamatan Peusangan Siblah, Krueng Kabupaten Bireuen membuat para petani menjerit, Minggu (26/12/2021).

Tak hanya di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng. Pantauan Pewarta liputangampongnews.id dibeberapa Kecamatan lainnya dalam wilayah Kabupaten Bireuen juga mengalami keluhan yang sama.

Muhammad Nasir Ketua Kelompok Tani Gampong Cot Aneuk Batee, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen mengaku agak kerepotan dengan hasil pembagian pupuk subsidi tidak sesuai dengan kebutuhan para petani.

Apalagi terkadang pupuk subsidi agak langka, sementara di Gampong kami sudah selesai menanam padi, usia padi pun lebih kurang bulan, katanya.

Sementara itu, Geuchik Gampong Cot Aneuk Batee Munzir S.Pd.i, mengharapkan pupuk yang bersubdi jatah kami, seharus nya di waktu musim tanam, pupuk harus tersedia sesuai kebutuhan petani, jangan sampai langka, itu sama halnya mengurangi hasil panen petani.

Selain itu, Keuchik Munzir juga mengharapkan pengelola pupuk subsidi yang sudah dikasih kepercayaan oleh Pemerintah dan Dinas terkait untuk memperhatikan kebutuhan para petani.

Akibat kelangkaan pupuk, kata Keuchik Munzir sejumlah petani di Gampong Cot Aneuk Batee harus mencari ke Wilayah lain, itupun sulit ditemui, jika pun ada harganya selangit, kata dia.

Pihaknya, sangat mengharapkan perhatian serius dari Pemkab Bireuen dalam hal ini Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Bireuen harus memberikan perhatian lebih kepada petani. "Ini perlu dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi petani diwilayahnya, tukas Keuchik Munzir.

Geuchik Munzir juga mengucapkan terimakasih kepada dinas terkait yang telah memberikan bantuan benih padi untuk kelompok tani, tapi pupuk juga harus menjadi prioritas, pungkasnya.

Pewarta: Adi Saleum