Nama Bupati Pidie Jaya Dicatut, Penipu Minta Uang ke Warga Lewat WhatsApp
Foto : Tangkapan layar dari Ponsel Pamtup | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Belakangan ini nama Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, dicatut oleh orang tidak dikenal untuk melakukan aksi penipuan dengan meminta sejumlah uang kepada masyarakat melalui aplikasi WhatsApp menggunakan nomor telepon tertentu dengan modus bantuan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya memastikan bahwa akun maupun nomor WhatsApp yang beredar tersebut bukan milik Bupati Sibral Malasyi meskipun menggunakan foto dirinya dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap setiap pesan yang mengatasnamakan kepala daerah.
Melalui Kabag. Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Pidie Jaya, M. Riza Andika, Bupati Sibral menyatakan keprihatinan dan mengecam keras aksi penipuan tersebut, terlebih menyasar masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari berbagai musibah.
"Modus ini murni penipuan. Bupati tidak pernah meminta uang, bantuan, pulsa, maupun imbalan dalam bentuk apa pun dari masyarakat atau aparatur sipil negara (ASN)," tegas M. Riza Andika dalam keterangan pers, Sabtu (4/7).
Tambahnya, pelaku menggunakan foto profil Bupati Pidie Jaya untuk meyakinkan calon korban. Korban kemudian dihubungi melalui pesan WhatsApp atau panggilan telepon dengan berbagai modus, seperti menjanjikan bantuan untuk Dayah (Pesantre), balai pengajian, anak yatim/piatu, proyek, hingga mutasi jabatan. Setelah korban percaya, pelaku meminta sejumlah uang atau mengarahkan korban mentransfer dana ke rekening tertentu.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan, hibah, maupun kebijakan pemerintahan dilaksanakan secara resmi, transparan, dan sesuai mekanisme yang berlaku. Tidak ada permintaan dana atau komunikasi pribadi melalui aplikasi pesan untuk kepentingan tersebut.
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk komunikasi yang mengatasnamakan Bupati Pidie Jaya, terutama jika berkaitan dengan permintaan uang atau aset.
Pemkab juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak langsung mempercayai pesan semacam itu, melakukan konfirmasi kepada instansi resmi Pemkab Pidie Jaya, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau menjadi korban dugaan penipuan.
"Sebarluaskan informasi ini agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban pencatutan nama Bupati Pidie Jaya oleh oknum yang tidak bertanggung jawab." Pinta Riza. (**)







