Menu MBG Diprotes Emak-emak, LIRA Aceh Tenggara Desak BGN Evaluasi Korwil
Foto : Bupati LIRA Aceh Tenggara, M. Saleh Selian (kiri). Emak-emak Kutacane datangi SPPG protes menu MBG yang tak sesuai (kanan). | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Tenggara dan wilayah lain di Provinsi Aceh kembali menuai sorotan. Bebagai protes dilayangkan lewat berbagai platform media sosial.
Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara, M. Saleh Selian, kepada liputangampongnewa.id dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (25/2) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengevaluasi kinerja Koordinator Wilayah (Korwil) MBG menyusul rentetan protes terkait kualitas menu.
Program MBG yang merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto itu dinilai sebagai kebijakan mulia untuk pemenuhan gizi anak sekolah. Namun, menurut Saleh, pelaksanaannya di lapangan justru memunculkan persoalan serius.
Puncaknya terjadi pada Senin (23/2/2026), saat sejumlah wali murid di SMP Negeri 1 Kutacane mengembalikan menu dari dapur SPPG Terimal Terpadu. Paket makanan untuk porsi tiga hari selama Ramadhan itu disebut tidak dilengkapi susu dan buah.
Klik disini: Cuplikan video Emak-emak Kutacane datangi SPPG
Sebelumnya, sejumlah sekolah juga mengeluhkan makanan basi dan buah yang tidak layak konsumsi. Meski protes mencuat, Korwil MBG Aceh Tenggara dinilai tidak pernah memberikan klarifikasi kepada publik.
“Keberhasilan atau buruknya program MBG di daerah ada di tangan Korwil. Kalau terus bermasalah dan tidak ada tanggung jawab, ini bentuk pengabaian amanah negara,” tegas Saleh.
Ia juga menyoroti dugaan intervensi Korwil dalam pengadaan bahan baku dapur SPPG, berdasarkan informasi dari sumber internal. Jika benar, praktik tersebut dinilai berpotensi menyalahi fungsi pengawasan.
LIRA meminta BGN bertindak tegas, termasuk mencopot Korwil yang tidak mampu menjalankan tugas. “Program ini jangan sampai tercoreng hanya karena lemahnya pengawasan di daerah,” tutup Saleh. (**)









