HUT Kabupaten Pidie Jaya Ke-19 Tahun 2026
Belasan Grup Dalail Khairat Semarakkan Festival Islami
Foto : Grup Dalail Khairat Gampong Raya Kecamatan Trienggadeng tampil memukau. | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Sejumlah peserta yang tergabung dalam grup Dalail Khairat melantunkan zikir pada cabang perlombaan Festival Islami yang digelar di halaman Gedung MTQ, Cot Trieng, Meureudu, Sabtu (13/6/2026).
Belasan grup Dalail Khairat turut ambil bagian dalam ajang tersebut sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pidie Jaya ke-19 sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Pantauan Liputan Gampong News, perlombaan Dalail Khairat itu juga disaksikan langsung oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, bersama jajaran pemerintah daerah.
Perlombaan digelar dalam dua kategori, yakni kategori Dayah/Pesantren dan kategori Umum/Gampong. Sebanyak 19 grup mengikuti kompetisi tersebut, terdiri atas 11 grup gampong dan 8 grup dayah dari berbagai wilayah di Kabupaten Pidie Jaya. Proses penilaian dilakukan dalam satu tahap tanpa babak penyisihan maupun final.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung sejak siang hingga malam hari dan bertujuan menjadi media promosi serta sosialisasi bagi generasi muda untuk melestarikan tradisi keislaman yang telah berkembang di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mengsyiarkan Islam, memperkuat penerapan syariat Islam, serta melestarikan budaya religius yang menjadi identitas masyarakat Pidie Jaya,” ujarnya.
Ia berharap melalui perlombaan tersebut semakin banyak gampong dan dayah di Pidie Jaya yang memiliki grup Dalail Khairat sebagai wadah pembinaan generasi muda dalam kegiatan keagamaan.
Selain itu, Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Jadikan ajang ini sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperdalam kecintaan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kita dapat mengambil hikmah dan keberkahan dari setiap proses yang kita jalani,” pungkasnya. (*)








