20 Maret 2026
MTQ Aceh XXXVII 2025

Gema Kalam Ilahi di Nangroe Japakeh: Sepuluh Ribu Jamaah Saksikan Pembukaan MTQ Aceh ke 37

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDSuasana malam di Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (1/11), berubah menjadi lautan cahaya dan gema lantunan ayat suci Al-Qur’an saat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37 resmi dibuka di Komplek Perkantoran Bupati, Cot Trieng. Sekitar sepuluh ribu pengunjung dari berbagai penjuru Aceh memadati arena utama, menyatu dalam semangat ukhuwah dan keindahan kalam Ilahi. Ribuan wajah tampak khusyuk ketika gema tilawah dari qari nasional membuka acara, menandai dimulainya perhelatan akbar umat Islam di Tanah Rencong ini.

Hadir dalam malam penuh berkah itu, Gubernur Aceh Muzakkir Manaf bersama Malik Mahmud selaku Wali Nanggroe Aceh, Kapolda Aceh, serta Anggota DPD RI Azhari Cagei, Komeng. Turut menyemarakkan suasana, Ketua DPRA Zulfadli, Kadis DSI Aceh, dan sejumlah anggota DPRA. Dari pihak tuan rumah, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi dan Wakil Bupati Hasan Basri berdiri di barisan depan, menyambut hangat kehadiran para tamu kehormatan serta rombongan kafilah dari 23 kabupaten/kota se-Aceh yang menjadi peserta MTQ kali ini.

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengatakan, “Momentum Musabaqah Tilawatil Qur’an di  Pidie Jaya (Neggroe Japakeh) ini hendaknya menjadi contoh bagi seluruh daerah dalam mempererat silaturahmi dan meneguhkan tekad untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap aspek kehidupan,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk terus memelihara tradisi membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an secara berkelanjutan, agar nilai-nilai Qur’ani senantiasa membimbing dalam membangun Aceh yang berkeadaban.

Pelaksanaan MTQ ke-37 diikuti oleh kafilah dari 23 kabupaten/kota se-Aceh, dengan mempertandingkan berbagai cabang lomba seperti tilawah, tahfiz, tafsir, dan kaligrafi Al-Qur’an. Kegiatan ini mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an di Tanah Rencong,” sebagai refleksi semangat masyarakat Aceh untuk terus menumbuhkan budaya Qur’ani di tengah derasnya arus perkembangan zaman.

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, selaku tuan rumah, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai penyelenggara MTQ Aceh ke-37. Ia berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat dan mempererat silaturahmi antar kabupaten/kota. “Pidie Jaya malam ini menjadi saksi kebesaran kalam Allah, menjadi titik bersatunya hati-hati yang cinta Al-Qur’an,” tuturnya penuh haru.

Kemeriahan semakin terasa saat pawai kafilah dari 23 kabupaten/kota melintasi arena MTQ dengan membawa bendera daerah masing-masing. Diiringi dentuman drum marching band lokal, para peserta tampil dengan busana islami khas daerah, menambah semarak malam pembukaan. Sorak dan takbir dari penonton mengiringi langkah-langkah para kafilah yang membawa semangat ukhuwah Islamiyah dan cinta terhadap Al-Qur’an.

Acara yang dipandu oleh MC Mukhtar ini berjalan tertib dan penuh khidmat. Di antara gemerlap lampu panggung dan tabuhan rebana, gema “Allahu Akbar” dan lantunan selawat menggema di udara, menciptakan suasana religius yang menyentuh hati. Menutup malam pembukaan, lantunan hafalan Al-Qur’an dari para juara nasional menggema di langit Cot Trieng, menandai dimulainya rangkaian lomba MTQ Aceh ke-37, sebuah momentum suci yang diharapkan melahirkan generasi muda Aceh yang berilmu, berprestasi, dan berakhlak mulia, serta memperkuat peran Aceh sebagai daerah yang menegakkan nilai-nilai Islam secara kaffah di Nanggroe Seramoe Mekah. (TS)