12 Agustus 2026
Sumut
Sumut

Diduga Tampar Ibu Hamil, Senior Yakult Lady Medan Akui Perbuatannya: Silakan Laporkan!

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDSeorang ibu hamil yang tercatat sebagai pengantar Yakult Lady di lingkungan Yakult Center Titi Kuning Medan, Zulmi Yana (27), mengaku menjadi korban dugaan kekerasan oleh rekan kerjanya yang lebih senior, Rose Mery (50). Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2026, dan mengakibatkan korban mengalami sakit pada bagian wajah serta telinga, pusing, dan trauma.

Kepada wartawan, Rabu (12/8) Zulmi Yana menuturkan, persoalan bermula dari pembicaraan mengenai mantan rekan kerja mereka, Ika, yang kini bekerja di perusahaan lain. Pembicaraan tersebut disebut berkaitan dengan arisan bulanan sebesar Rp100.000 dan keraguan Rose Mery terhadap kemampuan Ika memenuhi kewajibannya.

Dalam percakapan tersebut, Rose Mery disebut menyampaikan sejumlah pernyataan mengenai kondisi ekonomi Ika dan keluarganya. Pernyataan itu kemudian sampai kepada Ika yang merasa keberatan karena menganggap dirinya dan suaminya telah direndahkan. Ika lantas menghubungi Rose Mery untuk menyampaikan keberatannya.

Menurut Zulmi Yana, setelah mengetahui dirinya dianggap sebagai pihak yang menyampaikan pembicaraan tersebut kepada Ika, Rose Mery kemudian mendatanginya. "Kau ya Yana, kau baru jadi YL Lady di sini, saya orang tua kau, jangan parbada kau!" kata Zulmi Yana menirukan ucapan Rose Mery.

Zulmi Yana mengaku tidak sempat memberikan penjelasan. Ia mengatakan Rose Mery kemudian menampar bagian wajahnya. Saat kejadian, Zulmi Yana mengaku sedang dalam kondisi hamil muda. Ia menangis, merasa pusing dan ketakutan, sementara Rose Mery disebut langsung meninggalkan lokasi.

Saat dikonfirmasi wartawan, Rose Mery mengakui adanya tindakan tersebut. Namun, ia membantah tamparan dilakukan dengan keras dan menyatakan tidak mengetahui bahwa Zulmi Yana sedang hamil. "Ya memang ada saya tampar dia, tapi cuma di mulut, itupun pelan. Habis itu saya pergi. Saya tidak tahu kalau dia menangis. Saya juga tidak tahu kalau dia hamil," ujarnya.

Rose Mery juga mengaku kesal karena informasi yang diterimanya dinilai berbeda dengan apa yang kemudian disampaikan kepada Ika. Ia menyebut telah menghapus pesan percakapan dan memblokir nomor Ika. "Kalau memang dia tidak terima, silakan saja laporkan," katanya.

Sementara itu, Charol, pengawas Kantor Cabang Yakult Center Titi Kuning Medan, membenarkan bahwa Rose Mery merupakan pekerja pengantar Yakult yang telah senior. Namun, menurut keterangan korban, dalam persoalan tersebut pihak pengawas belum melakukan pemanggilan atau mediasi terhadap kedua belah pihak untuk memperoleh penjelasan secara berimbang.

Zulmi Yana selanjutnya mengeluhkan rasa sakit pada wajah dan bagian belakang telinga. Ia menyebut telinganya terasa sakit dan berdenging, yang menurut keterangannya berkaitan dengan benturan anting saat kejadian. Korban juga mengaku mengalami pusing setelah insiden tersebut.

Peristiwa ini mendapat perhatian karena melibatkan sesama pekerja yang sehari-hari berada dalam lingkungan pelayanan kepada masyarakat. Jika benar terjadi, tindakan kekerasan tersebut perlu diselesaikan melalui mekanisme yang tepat, baik secara internal maupun melalui jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain dugaan kekerasan fisik, persoalan ini juga berawal dari pernyataan mengenai pihak lain yang oleh korban disebut sebagai dugaan penghinaan atau pencemaran nama baik. Namun, aspek hukum terkait pernyataan tersebut tetap memerlukan pemeriksaan dan pembuktian lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, Zulmi Yana bersama keluarganya disebut masih mempersiapkan proses pelaporan kepada pihak kepolisian. Sementara itu, seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan keterangan sesuai fakta. (DE)