06 April 2025
Kisah

Dengan Cinta dan Rasa Syukur, Taruna Akpol Ini Kembali ke Pelukan Anak-Anak Yatim di Pidie Jaya

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDDalam suasana penuh haru dan kehangatan, Muhammad Dahyan Attaillah bin Afrizal, Taruna Akpol 2024, melepas hajad dengan menggelar kegiatan berbagi bersama anak-anak yatim piatu di Darul Aitam Pante Geulima, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada Sabtu (5/4). Kegiatan ini bukan sekadar bentuk rasa syukur, tetapi juga wujud kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan kasih keluarga.

Muhammad Dahyan, putra dari Bapak Afrizal, memiliki hubungan batin yang kuat dengan anak-anak yatim piatu di Darul Aitam. Saat mengikuti seleksi Taruna Akpol 2024 beberapa waktu lalu, ia sempat datang meminta doa dan mengadakan khataman Al-Qur’an bersama mereka. Ia percaya, kekuatan doa anak-anak yang tulus ini menjadi bagian dari langkah suksesnya dalam meraih cita-cita.

"Alhamdulillah, saya dinyatakan lulus dan saat ini sedang menjalani pendidikan sebagai Taruna Akpol. Kini saya kembali datang ke sini bukan hanya untuk berbagi, tapi juga bersilaturrahmi dan mengucapkan terima kasih atas doa-doa adik-adik sekalian," ujar Dahyan dengan penuh haru. Kehadirannya disambut hangat oleh para pengasuh dan anak-anak di panti asuhan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dahyan tak hanya memberi santunan, namun juga memberikan motivasi bagi anak-anak yatim piatu yang hadir. Ia menyampaikan pesan penuh semangat agar mereka tidak pernah berhenti bermimpi dan berjuang. "Bercita-citalah setinggi langit. Jangan pernah merasa kecil. Doa yang tulus dan usaha sungguh-sungguh akan membuka jalan menuju masa depan yang gemilang," katanya.

Dengan mata berbinar, Dahyan menuturkan bahwa kelulusannya adalah murni hasil kerja keras, ikhtiar, dan yang terpenting, keberkahan dari doa orang-orang yang tulus. "Saya lulus murni, tanpa bantuan siapapun, dan saya yakin doa dari adik-adik yatim menjadi salah satu kunci pentingnya. Untuk itu, saya akan selalu ingat dan kembali ke tempat ini," ungkapnya.

Kegiatan tersebut berakhir dengan doa bersama dan suasana kekeluargaan yang hangat. Senyum dan pelukan menjadi penutup hari yang penuh makna, memperlihatkan bahwa kepedulian, keikhlasan, dan kasih sayang adalah jembatan yang menghubungkan hati, meski terpisah oleh latar hidup yang berbeda. Muhammad Dahyan menjadi contoh nyata bahwa keberhasilan sejati adalah ketika seseorang kembali untuk berbagi dan menginspirasi. (TS