08 Agustus 2026
Ekbis

200 Cup Sehari, Jelly Kelapa Meunasah Balek Kini Jadi Buruan Penikmat Kuliner Pidie Jaya

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDDari sebuah usaha rumahan di Gampong Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, lahir sajian sederhana yang kini mulai mencuri perhatian penikmat minuman segar. Jelly kelapa produksi home industry milik Nafis tersebut kini laris manis dan menjadi salah satu pilihan minuman pelepas dahaga, terutama saat cuaca terik. Sensasi dinginnya kelapa muda berpadu dengan lembutnya jelly membuat setiap tegukan menghadirkan rasa segar yang khas.

Nafis, selaku owner Jelly Kelapa Cup, menuturkan produk buatannya menggunakan bahan utama kelapa muda murni dan air kelapa, dipadukan dengan jelly, gula, serta sarang burung walet. Seluruh bahan diracik dengan memperhatikan kebersihan dan proses pengolahan yang higienis. “Kita ingin menghadirkan minuman yang tidak hanya segar dan nikmat, tetapi juga dibuat dengan bahan yang baik dan proses yang bersih,” ujar Nafis. Perpaduan tekstur kenyal jelly dengan potongan kelapa muda menjadikan minuman ini terasa ringan, manis, sekaligus menyegarkan hingga tegukan terakhir.

Popularitas Jelly Kelapa prudksi warga Meunasah Balek pun terlihat dari kapasitas produksinya. Nafis mengaku setiap hari mampu memproduksi lebih dari 200 cup untuk memenuhi permintaan konsumen. Produk tersebut kemudian dipasarkan ke sejumlah kafe dan warung kopi di Pidie Jaya, khususnya di kawasan Kecamatan Meureudu. Kehadirannya menjadi warna baru dalam ragam kuliner lokal, membuktikan bahwa kreativitas usaha rumahan mampu menciptakan produk sederhana yang memiliki daya tarik di tengah masyarakat.

Bagi konsumen yang ingin mencicipinya, Jelly Kelapa cukup mudah ditemukan. Produk tersebut antara lain tersedia di Klinik Kupi, Ketua Kupi, HW Kupi, Mawar Kupi, serta sejumlah warung kopi lainnya. Dengan kemasan cup yang praktis, minuman ini cocok dinikmati siang hari, baik saat bersantai bersama keluarga, berkumpul dengan teman, maupun menjadi teman melepas penat setelah beraktivitas.

Salah seorang penikmat Jelly Kelapa, Bambang, mengaku minuman tersebut memiliki rasa yang berbeda dari minuman jelly pada umumnya. Menurutnya, perpaduan kelapa muda dan jelly memberikan sensasi segar yang pas, terutama ketika diminum dalam kondisi dingin.

Sementara Amirullah menilai minuman tersebut cocok menjadi pilihan saat siang hari karena rasa manisnya tidak berlebihan dan tekstur kelapanya memberikan sensasi tersendiri. “Kalau siang, apalagi cuaca panas, minum Jelly Kelapa ini terasa segar sekali,” katanya.

Selain menyegarkan, bahan-bahan yang digunakan juga memiliki kandungan nutrisi yang menarik. Kelapa muda dan air kelapa dikenal mengandung air serta sejumlah elektrolit seperti kalium, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Jelly yang umumnya berbahan dasar agar-agar yang berbentuk gel dapat menjadi sumber serat.

Sementara sarang burung walet secara tradisional dapat meningkatan sistem kekebalan tubuh dan penuaan kulit. Dengan mengedepankan kebersihan, rasa dan kreativitas, Jelly Kelapa Meunasah Balek kini bukan sekadar minuman pelepas dahaga, tetapi juga menjadi contoh bagaimana usaha rumahan di pelosok gampong mampu tumbuh menjadi produk kuliner yang diminati pasar. (**)