11 Februari 2026
Daerah

Wartawan Aceh Tengah Tolak Permintaan Maaf Wabup Lewat Rilis, Kami Siap Demo!

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID -Ketegangan antara insan pers dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Muksin Hasan, kian memuncak. Puluhan wartawan yang bertugas di wilayah tersebut menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Aceh Tengah, Rabu (21/01/2026), menyusul sikap Wakil Bupati yang dinilai meremehkan profesi jurnalis dan tidak menunjukkan itikad baik untuk meminta maaf secara bermartabat.

Pemicu aksi bermula dari pernyataan Wakil Bupati yang dianggap melecehkan profesi wartawan. Alih-alih menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, Muksin Hasan justru memilih melakukan permintaan maaf melalui rilis ke sejumlah media. Langkah tersebut dinilai sepihak, tidak etis, dan mencerminkan sikap arogan seorang pejabat publik.

Koordinator aksi, Yusra Efendi, mengatakan bahwa cara Wakil Bupati menyampaikan permintaan maaf justru memperkeruh suasana. Menurutnya, rilis tidak bisa menggantikan tanggung jawab moral untuk meminta maaf secara langsung kepada profesi yang telah direndahkan.

“Jika profesi wartawan dianggap cukup dihargai dengan rilis permintaan maaf, maka kami juga akan bersikap tegas. Kami siap menggelar aksi tueun ke jalan dan memboikot seluruh pemberitaan Pemerintah Daerah, kecuali yang menyangkut kepentingan publik dan temuan kasus,” tegas Yusra.

Ia menambahkan, penolakan Wakil Bupati untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka telah melampaui batas kesabaran wartawan. Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap martabat insan pers dan prinsip keterbukaan yang seharusnya dijunjung oleh pejabat publik.

Lebih lanjut Yusra mengatakan bahwa aksi ini bukan persoalan personal, melainkan bentuk perlawanan terhadap praktik kekuasaan yang tidak menghormati kebebasan pers sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Hingga berita ini diturunkan, Wakil Bupati Aceh Tengah Muksin Hasan belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan wartawan. (**)