Warga Ulim Keluhkan Kondisi Air PDAM Tirta Krueng Meureudu
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Warga Gampong Nangroe Barat, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Maulida Heri menyampaikan keluhan atas kondisi air PDAM Tirta Krueng Meureudu yang kotor dan tidak layak konsumsi. Heri mengungkapkan kekesalannya atas kondisi air tersebut, yang selama dua minggu terakhir ini menurutnya tak ubahnya seperti air kubangan.
"Bak mandi bagaikan kubangan, kami sangat kecewa terhadap pelayanan PDAM Pidie Jaya yang terkesan cuek dan membiarkan kepuasan pelanggan terabaikan. Kewajiban kami sebagai pelanggan selalu kami penuhi dengan membayar iuran bulanan, namun pelayanannya sangat mengecewakan," ungkap Maulida Heri kepada awak media, Selasa (13/8).
Keluhan ini mencerminkan keresahan yang dirasakan banyak warga di Kecamatan Ulim. Kondisi air yang keruh menyulitkan warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti memasak, mencuci, dan mandi. Beberapa warga bahkan terpaksa membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan air minum dan memasak.
Sementara itu, Teuku Rahmad Dani Karyawan PDAM Tirta Krueng Meureudu saat dikonfirmasi awak media mengakui adanya masalah kebocoran pipa berdiameter 350 mm di Lapangan Bola Nanggroe Timur. "Segera akan kami tanggulangi," balasnya singkat. Namun, pernyataan ini belum meredakan kekhawatiran warga yang berharap perbaikan segera dilakukan agar kondisi air kembali normal.
PDAM Tirta Krueng Meureudu diharapkan dapat bertindak cepat dalam menangani permasalahan ini. Perusahaan air minum perlu memastikan bahwa infrastruktur dan layanan yang diberikan sesuai dengan harapan pelanggan. (**)