12 Agustus 2026
Pendidikan

Sambut HUT RI ke-81, SMPN 1 Trienggadeng Gelar Yasinan dan Doa Tolak Bala

Foto : Ratusan murid bersama puluhan guru dengan khidmat mengikuti Yasinan dan Doa tolak bala bersama di SMPN 1 Trienggadeng | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMP Negeri 1 Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, menggelar pembacaan Surah Yasin dan doa bersama tolak bala di halaman sekolah, Rabu (12/8).

Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari kepala sekolah, dewan guru, staf tata usaha hingga ratusan siswa kelas VII, VIII, dan IX.

Kegiatan yang dipimpin guru mata pelajaran Diniyah dan Pendidikan Agama Islam itu diawali dengan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.

Kepala SMP Negeri 1 Trienggadeng, Mursalin, S.Pd., M.M., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air.

"Melalui momentum menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-81 ini, kami memanjatkan doa agar bangsa Indonesia, Aceh, dan Kabupaten Pidie Jaya senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT," ujar Mursalin.

Keluarga besar SMPN 1 Trienggadeng juga berharap para pemimpin dan penyelenggara pemerintahan diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah dengan jujur dan bertanggung jawab serta dijauhkan dari berbagai bentuk penyimpangan, seperti korupsi, penyalahgunaan jabatan dan wewenang, narkoba, serta perbuatan yang bertentangan dengan nilai agama, hukum, dan norma sosial.

Menurutnya, doa bersama tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih sekaligus ikhtiar batin agar masyarakat Pidie Jaya senantiasa diberikan keamanan, keberkahan, dan dijauhkan dari berbagai musibah.

"Melalui yasinan dan doa bersama tolak bala ini, kita ingin menanamkan rasa syukur yang mendalam atas kemerdekaan yang telah diraih. Kami juga berdoa agar bangsa Indonesia, khususnya lingkungan sekolah kita, senantiasa dijauhkan dari segala marabahaya, bencana, dan hal-hal negatif," katanya.

Mursalin menambahkan, peringatan HUT Kemerdekaan tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi sarana introspeksi serta memperkuat kebersamaan dan semangat memperbaiki diri.

Pihak sekolah juga berharap kegiatan tersebut dapat menanamkan nilai keagamaan dan nasionalisme kepada para siswa." Pungkasnya. (*)