26 Mei 2026
Daerah

Ratusan Hewan Kurban Disebar Hingga Pelosok Pidie Jaya, Pemkab Pastikan Warga Nikmati Daging Kurban

Foto : Penyerahan Sapi kurban oleh Bupati Sibral kepada Panitia pelaksana. | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya menyalurkan ratusan hewan kurban hingga ke seluruh pelosok daerah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penyaluran hewan kurban baru rampung dilakukan Selasa sore (26/5) yang dimulai sejak Senin (25/5) siang, dengan langsung dilakukan serah terima ke gampong penerima manfaat.

Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi. MA, mengatakan penyaluran tahun ini dilakukan tanpa seremoni simbolis di ibu kota kabupaten maupun kecamatan. Seluruh hewan kurban langsung diantar ke gampong (desa) oleh perwakilan shahibul kurban agar lebih efektif dan tepat sasaran.

“Pemerintah berharap program ini dapat terus berlangsung ke depannya demi mempererat ukhuwah serta meningkatkan semangat gotong royong masyarakat,” ujar Sibral.

Sebagai shahibul kurban, Bupati Sibral juga menyerahkan dua ekor sapi secara langsung masing-masing sati ekor di Gampong Muko Baroh dan Muko Kuthang, Selasa sore (26/5).

Berdasarkan data Pemkab Pidie Jaya per 26 Mei 2026, total hewan kurban yang berhasil dihimpun mencapai 316 ekor dan tersebar ke gampong-gampong se-Pidie Jaya. 

Jumlah tersebut berasal dari kontribusi ASN, instansi pemerintah, sekolah, puskesmas, perbankan, hingga para keuchik serta camat.

Selain itu, Pidie Jaya juga menerima satu ekor sapi kurban jumbo berbobot 920 kilogram dari Presiden Prabowo Subianto, ditambah ratusan sapi serta kambing dari berbagai lembaga lainnya.

Hasil pantauan, rata-rata setiap gampong akan melakukan penyembelihan hewan kurban ada yang dua ekor, bahkan hingga delapan ekor.

Kabag Prokopim Setdakab Pidie Jaya, M. Riza Andika, menjelaskan pola distribusi tahun ini lebih efisien dibanding sebelumnya. 

Jika dulu hewan kurban dikumpulkan di pusat kabupaten atau kecamatan untuk dijemput panitia gampong, kini seluruh penyaluran dilakukan langsung ke lokasi penerima." Ujarnya.

“Cara ini lebih sesuai anjuran syariat, mempercepat distribusi, sekaligus menghemat biaya transportasi dan pakan,” jelas Riza.

Pemkab juga telah membuat juknis pelaksanaan kurban, khusus hewan kurban dari sekolah, puskesmas, pembagiannya memprioritaskan masyarakat tempatan atau paling dekat dengan area operasional sekolah dan puskesmas. Begitu halnya denga perangkat gampong juga harus untuk warga gampongnya sendiri." Tukas Kabag Prokopim.

Sementara lembaga/ instansi non pemerintahan lainnya juga memperhatikan lokasi pembagian di lokasi gampong yamg masih minim jatah daging kurban jika dibandingkan dengan jumlah penerima mamfaat. Dengan demikian semua masyarakat di Pidie Jaya akan merasakan semua mamfaatnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disbunnak Pidie Jaya, Amirullah, memastikan seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan sebelum disalurkan. Pernyataan ini diamini oleh Asisten 1 Sekdakab Pidie Jaya, drh. Muzakkir yang panitia kurban kabupaten.

Pemkab berharap distribusi dan penyembelihan kurban yang dilakukan langsung di masing-masing gampong dapat memastikan pembagian daging berlangsung merata dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat dhuafa di pelosok gampong." Pungkas Muzakkir.

Berdasarkan Data Pemkab, dari total 75 daftar instansi dan elemen masyarakat yang menyalurkan hewan qurban, sektor pendidikan menjadi penyumbang terbesar tahun ini.

Para Kepala Sekolah se-Pidie Jaya menyubangkan 8 ekor dan jajaran Dinas Dikbud (6 ekor). Tenaga pendidik SD se-Pidie Jaya berkontribusi sejumlah 50 ekor dan SMP sebanyak 25 ekor.

Lalu sejumlah SKPK seperti Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas PU masing-masing 10 ekor. Selain dinas besar, seluruh Puskesmas (20 ekor) ditambah Dinkes-KB (5 ekor).

Ada juga dari RSUD Pidie Jaya (8 ekor), BPKK (6 ekor), Setdakab (7 ekor), Inspektorat (5 ekor), begitu juga Kantor Camat di wilayah Pidie Jaya juga kompak berpartisipasi dengan menyalurkan masing-masing 1 ekor hewan qurban.

Tak luput dari partisipasi, Bank Aceh Syariah di Pidie Jaya ikut memyumbang 6 ekor.

Solidaritas juga ditunjukkan para keuchik di berbagai kecamatan. Kecamatan Bandar Baru (25 ekor), disusul Ulim (20 ekor) dan Meurah Dua (17 ekor), Trienggadeng (9 ekor), Bandar Dua (6 ekor), Jangka Buya (3 ekor), Meureudu (2 ekor) dan Kecamatan Panteraja satu ekor. (*)