PLT Kadinsos P3A Pidie Jaya Tinjau Langsung Kondisi Pasutri Difabel
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Menindaklanjuti pemberitaan media online terkait kondisi pasangan suami istri (pasutri) difabel yang disebut telah 25 tahun menempati rumah warisan nenek tanpa fasilitas kamar mandi dan WC, Bupati Pidie Jaya menginstruksikan kepada PLT Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya untuk segera melakukan pengecekan dan verifikasi langsung ke lapangan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Atas arahan tersebut, PLT Kadinsos P3A Kabupaten Pidie Jaya bersama tim turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi keluarga yang bersangkutan. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa keluarga tersebut memang termasuk dalam kategori keluarga miskin ekstrem dan saat ini menempati rumah yang telah dihibahkan oleh nenek mereka untuk ditempati bersama keluarga.
Dari hasil kunjungan lapangan juga diketahui bahwa keluarga tersebut merupakan penerima bantuan perlindungan sosial berupa bantuan sembako dengan nilai manfaat sebesar Rp200.000 per bulan. Selain itu, kondisi rumah yang ditempati memang belum memiliki fasilitas kamar mandi dan WC yang layak sebagaimana yang diberitakan.
PLT Kadinsos P3A Kabupaten Pidie Jaya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui arahan Bupati terus berupaya memastikan setiap laporan dan informasi yang berkembang di masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
"Atas instruksi langsung Bapak Bupati Pidie Jaya, kami melakukan pengecekan dan verifikasi lapangan. Hasilnya, informasi tersebut benar adanya. Keluarga ini merupakan keluarga miskin ekstrem yang tinggal di rumah hibah dari neneknya dan hingga saat ini belum memiliki fasilitas WC dan kamar mandi yang layak," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya bersama relawan sosial dan perangkat kerja terkait akan melakukan pendampingan terhadap keluarga tersebut serta mengajukan usulan kepada pimpinan agar dapat memperoleh bantuan pembangunan WC dan kamar mandi melalui program yang tersedia bagi masyarakat miskin ekstrem.
"Insyaallah, kami akan terus mendampingi keluarga ini dan mengusulkan bantuan yang dibutuhkan agar mereka dapat memiliki fasilitas sanitasi yang layak. Semoga upaya ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup keluarga tersebut," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya di bawah kepemimpinan Bupati Pidie Jaya berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga miskin ekstrem dan kelompok rentan, agar memperoleh perlindungan sosial serta akses terhadap kebutuhan dasar yang layak. (**)






