04 April 2025
Daerah

Pj Bupati Pidie Jaya Monev dan Serahkan Kunci Rumah Bantuan BMK

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDPenjabat Bupati Pidie Jaya, Dr. H. Ahmad Dadek, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan monitoring, evaluasi, dan penyerahan rumah bantuan dari program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) oleh Baitul Mal Pidie Jaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (14/1/2025) di Gampong Ulim Tunong, Kecamatan Ulim, dan Gampong Jeulanga Mesjid, Kecamatan Bandar Dua.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program pembangunan RTLH berjalan sesuai target dan sasaran yang telah ditetapkan. Dalam kunjungannya, Pj Bupati memantau langsung progres pembangunan serta menyerahkan rumah kepada para penerima manfaat. Salah satu penerima adalah Zahriati, anak yatim piatu di Kecamatan Ulim, dan Saiful Azhar, warga Gampong Jeulanga Mesjid, Kecamatan Bandar Baru.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Ahmad Dadek menegaskan pentingnya monitoring untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan harapan.
“Inti dari monitoring ini adalah memastikan bahwa program pembangunan rumah layak huni di Kabupaten Pidie Jaya berjalan baik, tepat sasaran, dan tingkat keberhasilannya sesuai harapan,” ujarnya.

Pj Bupati juga menyampaikan kabar baik terkait tambahan bantuan rumah pada tahun 2025.
“Syukur Alhamdulillah, tahun ini kita mendapat tambahan bantuan dari Pemerintah Aceh sehingga realisasinya mencapai 135 unit rumah. Selain itu, dari Baitul Mal Pidie Jaya juga akan dibangun 10 unit rumah baru dan 10 unit rumah direhabilitasi,” jelasnya.

Bantuan ini, lanjutnya, diprioritaskan bagi keluarga miskin berdasarkan hasil verifikasi data. Pj Bupati juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanggulangan kemiskinan, melibatkan Baitul Mal, Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pidie Jaya.

Selain memantau pembangunan rumah, Pj Bupati turut menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat setempat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Baitul Mal Pidie Jaya, Plt. Kepala Dinas Sosial, Sekretaris Baitul Mal, Kabag Prokopim, Muspika, geuchik, dan tokoh masyarakat. (**)