HUT Kabupaten Pidie Jaya Ke-19 Tahun 2026
Lautan Manusia Padati Kemeriahan HUT ke-19 Pidie Jaya, Suasana Meriah Bak MTQ Aceh
Foto : Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi bersama istri menyerahkan penghargaan kepada salah seorang penerima Award Pidie Jaya di malam puncak Hari Jadi Kabupaten Pidie Jaya Ke-19. | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Lautan manusia memadati Lapangan Gedung MTQ dan kompleks perkantoran Bupati Pidie Jaya pada malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (14/6/2026) malam.
Kemeriahan pesta rakyat itu sudah terasa sejak memasuki kawasan perkantoran melalui jembatan layang di jalur utama. Kerlap-kerlip lampu serta sorotan cahaya dari panggung utama menyuguhkan pemandangan yang memukau bagi ribuan pengunjung yang datang dari berbagai penjuru kabupaten.
Sejumlah warga mengaku terkesan dengan konsep perayaan tahun ini. Suasana yang dihadirkan dinilai hampir menyerupai kemegahan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Aceh XVII yang pernah digelar di Pidie Jaya tahun lalu.
“Suasananya sangat indah. Kami sengaja datang untuk ikut memeriahkan HUT Pidie Jaya. Kondisinya hampir sama dengan kemeriahan MTQ Aceh tahun lalu,” ujar Azril, salah seorang pengunjung.
Pengunjung lainnya juga mengaku menikmati seluruh rangkaian acara hingga larut malam. Menurut mereka, perayaan HUT ke-19 Pidie Jaya menjadi salah satu yang paling meriah dalam beberapa tahun terakhir.
“Sangat meriah. Kami bangga dan puas melihat perayaan HUT Pidie Jaya tahun ini,” kata Husen, warga lainnya.
Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mengusung tema “Bangkit Bersyariat, Pulih Bersama”.
Selain menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, pemerintah daerah juga menyerahkan penghargaan kepada tokoh pemekaran, organisasi perangkat daerah (SKPK), lembaga pendidikan (sekolah dan dayah), fasilitas kesehatan, pemerintah gampong, serta BUMG berprestasi.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi. MA, mengatakan tema tersebut mencerminkan semangat kebangkitan dan pemulihan daerah pascabencana yang hanya dapat diwujudkan melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Kebersamaan dan solidaritas masyarakat menjadi kekuatan utama dalam proses pemulihan Pidie Jaya,” ujar Bupati Sibral. (*)








