18 Januari 2026
Kisah
Sosial

Kasih Ibu Tak Pernah Padam, Perjuangan Tari Menghidupi dan Merawat Anak Penderita Cerebral Palsy

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Di sebuah rumah kontrakan sederhana di Jalan BB Jalal, Kecamatan Simpang Kiri, Kota  Subulussalam, tampak sosok seorang ibu yang tak kenal lelah, Tari, yang setiap hari merawat anaknya, Nuri (9) yang menderita cerebral palsy. Nuri kini tidak bisa melihat maupun berjalan, dan sepenuhnya lumpuh, berbeda jauh dari anak-anak seusianya yang bebas bermain dan belajar.

Tari menceritakan perjuangannya,  “Setiap hari adalah ujian. Melihat Nuri seperti ini, hati saya hancur, tapi saya tidak bisa menyerah. Dia butuh saya,” ujarnya.

Tak hanya merawat Nuri sepanjang hari, Tari juga bekerja keras demi mencukupi kebutuhan keluarga. Setiap malam ia berjualan di depan Polsek Simpang Kiri hingga pukul 03.00 dini hari. Sebelum berangkat, ia selalu memastikan Nuri sudah makan dan aman di rumah. “Kadang saya pulang lelah dan kantuk, tapi melihat Nuri tersenyum, membuat semua lelah itu hilang,” katanya.

Meski hidup penuh ujian, Tari tak pernah mengeluh. Ia meyakini semua yang terjadi adalah bagian dari takdir Allah SWT. “Saya percaya ini adalah ujian dari Allah. Saya harus kuat demi Nuri,” ucapnya.

Ketangguhan dan kasih sayang Tari adalah cermin dari cinta seorang ibu yang tak pernah padam. Di balik rumah sederhana itu, tersimpan ketabahan, seorang ibu yang rela melewati lelah, tangis, dan rasa takut demi senyum anaknya.

Masyarakat sekitar berharap ada perhatian dan bantuan bagi Nuri dan keluarganya agar kehidupan mereka sedikit lebih ringan. Bagi para hamba Allah dan dermawan yang ingin menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu Tari dan Nuri, dapat menyalurkannya melalui nomor rekening ovo 085182045388. Bantuan sekecil apapun akan sangat berarti bagi keluarga ini.

Di balik setiap air mata seorang ibu, tersimpan kekuatan, iman, dan kasih yang tak tergantikan. Perjuangan ibu Tari tidak hanya sekadar merawat anak, tetapi juga menyalakan harapan, memberikan cinta tanpa syarat, dan mengajarkan arti kesabaran yang sesungguhnya. (**)