Dinkes-KB Pidie Jaya Intensifkan Layanan Kesehatan Korban Bencana
Foto : Istimewa | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Pidie Jaya mengintensifkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di lokasi pengungsian. Kegiatan dipusatkan di Gampong Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, Selasa (13/1).
Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan BKKBN Aceh, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pidie Jaya, Gerakan Pramuka Peduli dan Genre Aceh, serta Tim TCK EMT Kementerian Kesehatan RI.
Sejumlah layanan diberikan kepada masyarakat, antara lain pengukuran ulang anak stunting, pemeriksaan anemia pada remaja putri untuk memastikan kadar hemoglobin (Hb) normal, trauma healing bagi anak-anak, serta edukasi kepada akseptor keluarga berencana.
Selain itu, petugas/ relawan juga melakukan pembersihan lingkungan, dengan membagikan kantong sampah, dan membagikan kelambu kepada warga penyintas bencana.
Kepala Dinkes-KB Pidie Jaya, Eddy Azwar, SKM, M.Kes, mengatakan angka stunting di Kabupaten Pidie Jaya masih tergolong tinggi. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, Pidie Jaya berada di peringkat sembilan dari 23 kabupaten/kota di Aceh dengan prevalensi stunting sebesar 31,6 persen.
“Meski dalam kondisi bencana sedang melanda, kami tetap melakukan pemantauan gizi anak stunting secara berkelanjutan agar angka stunting tidak terus bertambah di Kabupaten Pidie Jaya,” kata Eddy.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan di lokasi terdampak bencana. Ia menilai antusiasme masyarakat cukup tinggi, termasuk ibu hamil yang mengikuti edukasi dan pemantauan kehamilan.
“Upaya ini penting agar ibu hamil dapat melahirkan anak yang sehat dan terhindar dari stunting. Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinkes-KB yang memberikan perhatian serius kepada kelompok rentan di lokasi pengungsian,” ujarnya.
Safrina berharap masyarakat Pidie Jaya tetap sehat selama masa bencana dan daerah tersebut dapat segera pulih. Ia juga mendoakan agar anak-anak Pidie Jaya tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (*)






