BANJIR ACEH
Demi Jadup dari Pemerintah Pusat, Ratusan Korban Banjir Pidie Jaya Padati BSI Meureudu dan Meurah Dua
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Ratusan warga korban banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (13/1), terpantau memadati Kantor Cabang serta sejumlah unit Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua. Sejak pagi, antrean panjang terlihat di depan kantor bank, didominasi warga terdampak banjir yang datang secara berkelompok dari berbagai gampong.
Amatan awak media, warga Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, tampak berbondong-bondong mendatangi BSI untuk membuka rekening baru. Sebagian besar warga terlihat membawa dokumen identitas dan surat keterangan, sambil menunggu giliran dengan sabar di tengah keramaian.
Sejumlah warga yang ditemui mengaku kedatangan mereka ke bank tersebut atas informasi yang diterima dari aparat gampong. Mereka diminta membuka rekening BSI sebagai syarat untuk menerima jatah hidup (jadup) dari Pemerintah Pusat bagi korban banjir bandang yang melanda Pidie Jaya beberapa waktu lalu.
“Benar, kami dapat informasi bakal keluar bantuan jadup, makanya diminta buat rekening BSI,” ujar salah seorang warga sambil menunggu antrean. Ia berharap bantuan tersebut dapat segera dicairkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga pascabanjir.
Informasi yang diperoleh media ini menyebut, korban banjir yang namanya telah terdata secara resmi oleh pemerintah daerah diinstruksikan untuk segera membuka rekening bank. Rekening tersebut nantinya akan digunakan sebagai sarana penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran dan transparan.
Salah seorang sumber menyebut, langkah ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi yang digelar di Banda Aceh. Pemerintah berupaya mempercepat penyaluran bantuan bagi korban banjir, sekaligus memastikan proses distribusi bantuan jadup berjalan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. (**)






