26 Januari 2026
News

Deforestasi Picu Ledakan Nyamuk, Manusia Jadi Sasaran Utama Gigitan

Foto : Dok. Google Images | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID -Meningkatnya jumlah nyamuk yang menyerang manusia ternyata tidak lepas dari kerusakan lingkungan. Deforestasi dan penyusutan habitat alami mendorong nyamuk beralih dari satwa liar ke manusia sebagai sumber darah utama, sekaligus meningkatkan risiko penularan penyakit berbahaya.

Fakta tersebut diungkap dalam sebuah studi yang diterbitkan jurnal Frontiers, yang meneliti pola konsumsi darah nyamuk di sisa-sisa Hutan Atlantik, negara bagian Rio de Janeiro, Brasil. Penelitian ini menyoroti perubahan perilaku nyamuk akibat tekanan lingkungan dan aktivitas manusia.

Hilangnya hutan dan satwa liar membuat nyamuk kehilangan inang alaminya. Dalam kondisi tersebut, manusia yang semakin banyak bermukim di kawasan bekas hutan menjadi target paling mudah. “Nyamuk dapat beralih ke manusia ketika habitat tidak lagi mendukung inang aslinya,” sebut Profesor Entomologi Cornell University, Laura Harrington, dilansir nationalgeographic.grid.id.

Hasil penelitian menemukan darah manusia pada sembilan spesies nyamuk di dua wilayah yang sebelumnya tidak berpenghuni. Kawasan tersebut dulunya merupakan bagian dari Hutan Atlantik seluas 803.200 kilometer persegi, namun kini tersisa sekitar 29 persen akibat deforestasi dan pembangunan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa wilayah dengan tingkat deforestasi tinggi memiliki populasi nyamuk lebih melimpah dan risiko penyakit lebih besar. Berkurangnya keanekaragaman hayati menghilangkan “penyangga alami” penularan penyakit, sehingga manusia semakin sering menjadi sumber darah utama nyamuk.

Salah satu penulis studi, Sérgio Lisboa Machado, menyebut nyamuk bersifat oportunis dan tidak menjelajah jauh. “Nyamuk jarang terbang jauh untuk mencari makan. Jika manusia tersedia di dekatnya, mereka akan memilih manusia,” ujarnya. Temuan ini memperkuat peringatan bahwa kerusakan hutan bukan hanya krisis lingkungan, tetapi juga ancaman serius bagi kesehatan manusia. (**)