Akselerasi Ekonomi Daerah, Pidie Jaya Garap Potensi 223 Warga Lewat Sigap Vokasi
Foto : Kegiatan pembukaan pelatihan Tailor Made Training (TMT) Batch IX Program Sigap Vokasi di Rumah Coklat Paru, Kecamatan Bandar Baru. | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Aceh membuka Pelatihan Tailor Made Training (TMT) Batch IX Program Sigap Vokasi di Rumah Coklat Paru, Kecamatan Bandar Baru, Senin (7/9/2026).
Sebanyak 223 warga dari seluruh kecamatan di Pidie Jaya mengikuti pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal.
Program yang dibuka Sekretaris Daerah Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., M.P.H., mewakili Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, berlangsung selama 10 hari. Peserta mendapat pendampingan dari instruktur BPVP Aceh dan lembaga pelatihan kerja (LPK) swasta.
Enam bidang keterampilan ditawarkan, yakni menjahit, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), tata boga, digital marketing, Make Up Artist (MUA), serta las fabrikasi. Rekrutmen peserta dilakukan secara daring melalui portal SIAPkerja.
Untuk memperluas akses masyarakat, pelatihan digelar di 12 kelas yang tersebar di sejumlah lokasi, antara lain BLK Pidie Jaya, Rumah Coklat, Kantor Camat Meurah Dua, Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kantor Camat Panteraja, Kantor Camat Trienggadeng, dan SMA Unggul Pidie Jaya.
Munawar meminta peserta mengikuti pelatihan secara serius dan memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.
“Keahlian yang diperoleh jangan hanya menjadi bekal mencari pekerjaan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang berdampak pada perekonomian,” kata Munawar.
Pelatihan tersebut merupakan hasil sinergi BPVP Aceh dengan DPMPTSP dan Nakertrans serta Disperindagkop Pidie Jaya. Pemerintah daerah berharap program ini mampu memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Pembukaan turut dihadiri Kepala BPVP Aceh Rahmad Faisal, S.T., M.M., jajaran BPJS Ketenagakerjaan Aceh dan Pidie, perwakilan Bappeda Pidie Jaya, serta sejumlah unsur terkait. (**)







