Abu Leman Gapi: Dukungan untuk SABAR Demi Perubahan Pidie Jaya
Foto : Abu Leman Gapi menyampaikan pernyataan dihadapan Calon Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri di Rumah Pemenangan SABAR Trienggadeng, Sabtu (26/10) malam. | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Mantan Pasukan Eks. Tripoli, Sulaiman Gapi, atau yang akrab disapa Abu Leman Gapi (70), adalah seorang mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang telah menempuh pendidikan militer di Libya.
Bagi masyarakat Aceh, khususnya warga Pidie Jaya, Abu Leman adalah sosok sesepuh yang selalu teguh memperjuangkan perubahan dan kemajuan daerah.
Perjalanan hidupnya yang penuh dedikasi kepada Aceh telah membuatnya dikenal luas sebagai simbol semangat dan konsistensi dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Aceh.
Abu Leman Gapi pertama kali bergabung dengan Aceh Merdeka (AM), yang kemudian berubah menjadi GAM di bawah pimpinan Tgk. Hasan di Tiro dan Tgk. Abdullah Syafei. Saat konflik Aceh berkecamuk, ia berada di garda depan bersama para tokoh besar GAM lainnya, berjuang untuk kedaulatan Aceh.
Keteguhan hati dan loyalitasnya kepada perjuangan Aceh membuatnya terus teringat sebagai salah satu pilar yang pernah berdiri kokoh dalam sejarah panjang perlawanan Aceh.
Sosok Abu Leman yang merupakan alumni Tripoli, Libya, memiliki pengalaman langsung bersama pendiri GAM, seperti Tgk. Hasan Tiro dan Tgk. Abdullah Syafei. Abu Leman adalah saksi hidup saat deklarasi Gerakan Aceh Merdeka di Gunung Halimon, Pidie, yang menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan Aceh. Kesetiaan dan kedekatannya dengan para pendiri GAM membentuk komitmennya untuk terus berjuang demi kemajuan Aceh, meski kini melalui jalur yang berbeda.
Kini, dengan semangat perubahan yang sama, Abu Leman mengambil posisi penting sebagai pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi dan Hasan Basri (SABAR). Dalam beberapa waktu terakhir, ia secara terbuka menyatakan dukungan penuh untuk pasangan ini, meyakini bahwa keduanya mampu membawa kemajuan bagi Pidie Jaya.
Abu Leman menjadi bagian dari garda depan pemenangan pasangan SABAR, dengan keyakinan bahwa mereka memiliki visi yang sejalan dengan aspirasi masyarakat.
Dalam sebuah wawancara pada Sabtu malam (26/10), Abu Leman menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya perubahan kepemimpinan di Pidie Jaya. Dengan lantang, ia menyatakan bahwa selama sepuluh tahun terakhir, Pidie Jaya telah diberi kesempatan, namun belum mencapai kemajuan yang diharapkan.
Menurutnya, sudah saatnya masyarakat memberi kesempatan kepada pasangan SABAR yang terdiri dari putra-putra terbaik Pidie Jaya, yang dinilai Abu Leman memiliki dedikasi dan kemampuan untuk membawa daerah ke arah yang lebih baik.
Abu Leman juga mengungkapkan bahwa Nyak Syie, salah satu kandidat dalam pasangan SABAR, telah memberikan kontribusi besar dalam perjuangan Aceh pada masa lalu. Ia menyebut bahwa Nyak Syie telah banyak membantu dalam masa-masa sulit, menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap daerah.
Bagi Abu Leman, dukungan terhadap pasangan SABAR bukan sekadar pilihan politik, tetapi panggilan moral untuk melihat Pidie Jaya berkembang dan meraih kemajuan yang selama ini diimpikan masyarakatnya. (**)