25 Januari 2022
Daerah

Warga Ulim Dambakan Jalan Diperbaiki

Liputangampongnews.id - Kondisi jalan rusak parah di Gampong Mesjid Ulim Baroh Kecamatan Ulim, membuat warga sering mengeluh. Sebab sudah lebih dari empat tahun belum juga ada perhatian Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

Saat ada acara kenduri atau pesta di gampong, Keuchik bersama warga terpaksa berinisiatif untuk menimbun jalan rusak tersebut dengan pasir sertu agar mudah dilewati warga.

Muhammad (40), warga Gampong Ulim Baroh mengatakan, sudah lama kami masyarakat mendambakan jalan milik Kabupaten Pidie Jaya ini diperbaiki. Karena jalan yang tadinya beraspal kini kembali berupa tanah dan batu. Walaupun ada yang masih beraspal namun banyak yang bolong sehingga rawan kecelakaan.

Warga berharap kepada pemerintah daerah terutama Dinas Pekerjaan Umum untuk segera memperbaiki jalan yang rusak. Sebab, apabila hujan turun banyak warga pengguna jalan yang terpeleset ketika melewati jalan tersebut.

“Inginnya sih tahun ini juga diperbaiki karena sudah lama warga mendambakan jalan ini bagus lagi. Kalau pengendara motor sudah sering kepeleset, khususnya ibu-ibu,” kata Isa warga lainnya yang ikut berkomentar.

Pantauan Liputangampongnews.id, jalan tersebut berjarak sekitar 5km. Dalam wilayah kecamatan Meurah Dua, sudah diperbaiki sekitar 1km. Kerusakan paling parah terjadi di Gampong Tijien Daboh dan Gampong Mesjid Ulim Baroh. Sementara wlaiayah Gampong Buangan, Meunasah Bueng dan sekitarnya banyak terdapat lobang sepanjang jalan.

Plt. Kepala Dinas PU Pidie Jaya, Bahrom Bhakti ST MT, Kamis (05/08) mengaku, jalan rusak masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya. Target perbaikan jalan rusak tahun ini bukan hanya di Ulim saja, tapi ada juga di daerah lainnya dalam wilayah Pidie Jaya.

Khusus jalan Simpang Teupin Pukat-Tijien Daboh-Keude Ulim, sudah ada pekerjaan dari tahun lalu. Tahun ini juga dilanjutkan pembangunan. “Tahun 2020 sudah dibangun sekitar 1 KM, mulai dari Sp. Teupin Pukat-Buangan. Dalam waktu dekat ini akan dilanjutkan pembangunannya mulai Simpang Keude Ulim,” terang Bahrom Bhakti juga Asisten II Setdakab Pidie Jaya.

Kami sebagai Abdi Negara dan abdi masyarakat akan memberikan pelayanan yang terbaik demi terlaksananya program yang telah direncanakan. Semua usulan masyarakat terkait pembangunan  infrastruktur akan kita akomodir semuanya. Nanti akan kita ajukan pada musrembang dengan Dewan. Pastinya kebutuhan masyarakat akan kita penuhi sesuai dengan anggaran yang akan kita dapat,” terang Bahrom.

Terkait lokasi jalan yang rusak parah tersebut, juga akan ditinjau kembali oleh Dinas PU Pidie Jaya.  Untuk mencari solusi terbaik sebelum dilakukannya pembangunan lanjutan. “Kami akan terus berupaya untuk menuntaskan pembangunan jalan tersebut.” akhirinya  (***)

logologologologologologo
logologologologologologologo