LIPUTANGAMPONGNEWS.ID -Sejumlah warga mendatangi Kantor PLN Rayon Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Senin malam (15/12), untuk melakukan aksi demonstrasi. Aksi tersebut dipicu oleh kondisi arus listrik yang tidak stabil pascabanjir yang melanda wilayah setempat dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.
Warga menyampaikan keluhan karena listrik kerap padam dan menyala tidak menentu sejak banjir surut. Kondisi ini dinilai mengganggu kebutuhan dasar rumah tangga, aktivitas usaha kecil, serta pelayanan publik yang bergantung pada pasokan listrik yang stabil.
Dalam aksi itu, massa meminta pihak PLN segera melakukan penanganan serius dan menyeluruh, bukan hanya perbaikan sementara. Mereka berharap PLN dapat memastikan jaringan listrik kembali normal dan aman digunakan oleh seluruh warga terdampak banjir.
Usai aksi demonstrasi berlangsung, pasokan listrik di sejumlah wilayah dilaporkan kembali menyala. Beberapa gampong di Kemukiman Beuracan, Kecamatan Meureudu, yang sebelumnya mengalami pemadaman, mulai menikmati aliran listrik secara normal.
Namun demikian, tidak semua wilayah langsung pulih. Miswar, salah seorang warga, menyebut bahwa hingga malam hari masih terdapat banyak gampong yang belum mendapatkan aliran listrik. “Listrik di Meureudu dan Kemukiman Beuracan sudah menyala, dan sejumlah Gampong lainnya masih gelap,” katanya.
Warga Gampong berharap pihak PLN segera melakukan perbaikan lanjutan agar aliran listrik dapat kembali normal seperti wilayah lainnya. Mereka juga meminta adanya komunikasi yang lebih terbuka dari PLN terkait progres penanganan gangguan listrik pascabanjir di Pidie Jaya.
Sementara itu, Kepala PLN Rayon Meureudu Rahadi Nasution dikonfirmasi via WhatsApp membenarkan ada aksi demo warga tadi malam, namun dia tidak merinci secara detail aksi dari tuntan warga. (**)








