19 Januari 2026
Daerah

Truk Sampah Tak Datang, Jalan Pasar Ulee Gle Sengaja Dijadikan Tempat Pembuangan

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID -Tumpukan sampah dalam kantong plastik memenuhi badan jalan di kawasan Keude Ulee Gle, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (18/1). Pemandangan kumuh itu terlihat mencolok di jalur pasar yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, namun kini justru berubah menjadi simbol kelalaian pengelolaan lingkungan.

Warga dan pedagang setempat mengaku sampah tersebut sengaja diletakkan di badan jalan sebagai bentuk protes. Pasalnya, sampah rumah tangga dan pasar yang telah dikemas rapi berhari-hari tidak juga diangkut oleh truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pidie Jaya.

“Kalau tidak ditaruh di jalan, sampah ini akan membusuk di depan rumah dan kios. Kami sudah menunggu, tapi truk sampah tidak datang,” ujar seorang pedagang pasar dengan nada kesal. Bau menyengat pun mulai tercium, diperparah oleh aktivitas pasar yang tetap berjalan.

Ironisnya, lokasi penumpukan sampah ini berada di Pasar Ulee Gle, tepat di ruas jalan menuju Keu Uteun Bayu, jalur yang setiap hari dilalui warga dan pengendara. Alih-alih tertata, kawasan pasar justru menampilkan wajah semrawut yang memalukan bagi daerah yang tengah berupaya bangkit pasca banjir.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terhadap kinerja dan tanggung jawab dinas terkait. Ketika warga terpaksa “membuang sampah ke jalan,” siapa sebenarnya yang abai? Jika pengelolaan sampah dibiarkan, maka yang dikorbankan bukan hanya kebersihan, tetapi juga martabat ruang publik dan kesehatan masyarakat. (**)