Teti Dian Sari Benahi Total SMAN 21 Medan, Luncurkan Kelas Unggulan dan Perkuat Karakter Siswa
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Angin perubahan nyata menyapa SMA Negeri 21 Medan. Di bawah kepemimpinan baru Teti Dian Sari, S.Pd., M.Pd., sekolah yang berada di kawasan pinggiran Kota Medan ini melakukan pembenahan menyeluruh — mulai dari perbaikan infrastruktur dasar, pembangunan fasilitas olahraga, hingga peluncuran program Kelas Unggulan demi mendongkrak kualitas dan daya saing 867 siswa.
Dengan didampingi jajaran manajemen baru — Wakasek Kurikulum Budi Sanjaya Saragih, S.Pd., Wakasek Kesiswaan Novita Hasibuan, S.Pd., Wakasek Sarpras Ivawani Hasibuan, serta Humas Mauris Sinaga, S.Pd. — Teti menegaskan bahwa fokus utamanya adalah masa depan seluruh siswa SMAN 21 Medan.
"Prinsip saya hanya satu, demi anak-anak. Saya penerima beasiswa sejak bangku SMA hingga S-2, sehingga ada janji bakti untuk negeri yang terpatri kuat di hati saya. Begitu melangkah ke sini, pertanyaan pertama saya kepada rekan-rekan guru adalah: apa yang harus kita benahi bersama?" ujar Teti, Rabu (19/8/2026).
Pembenahan Sarana Dasar Secara Total.
Dua bulan pertama masa kerja dihabiskan untuk merombak total sanitasi dan toilet sekolah yang sebelumnya rusak parah dan mengganggu kenyamanan belajar. Pengecatan gedung turut dilakukan guna menciptakan atmosfer belajar yang representatif. Sekolah juga membangun lapangan bola basket permanen bersama komite sekolah secara transparan, menggantikan kondisi sebelumnya yang terpaksa menumpang ke SMAN 14 Medan. Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan kelurahan setempat untuk memperbaiki akses jalan menuju sekolah.
Kelas Unggulan, Langkah Strategis Daya Saing.
Langkah paling strategis adalah peluncuran Kelas Unggulan berkapasitas 36 kursi. Masuk ke kelas ini melalui seleksi ketat selama tiga hari, mencakup tes akademik, kesamaptaan jasmani, hingga tes kesehatan — langkah nyata untuk mendongkrak kualitas lulusan sekolah yang selama ini dianggap berada di pinggiran kota.
Penguatan Karakter Melalui Kegiatan Positif.
Pembentukan karakter siswa juga diperkuat melalui 14 ekstrakurikuler serta program pembiasaan mingguan:
- Rabu: Literasi dan Numerasi (Gerasi)
- Kamis: Pembinaan Rohani dan Spiritualitas
- Jumat: Bersih dan Sehat — Senam bersama & Gotong royong massal
"Jangan Batasi Mimpi Anak-anak Ini"
Teti menegaskan tekadnya untuk menutup lembaran masa lalu dan membawa ekosistem SMAN 21 Medan lebih berprestasi.
"Jangan mentang-mentang berada di pinggiran atau dekat kawasan garapan, mimpi anak-anak ini kita batasi. Mereka punya masa depan luar biasa. Kami ingin ada kebahagiaan dan kebanggaan nyata saat anak-anak melangkahkan kaki ke sekolah ini," pungkasnya. (Adel)















