Masyarakat Gampong Meuko Kuthang Santuni Anak Yatim, Tradisi Maulid yang Penuh Cinta dan Kebersamaan
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Meuko Kuthang, Senin, 23 September 2023. Masyarakat Gampong Meuko Kuthang Melalui Panitia Perayaan Hari Besar Islam (PHBl) Gampong Meuko Kuthang tahun 2024 kembali melanjutkan tradisi mulia dengan memberikan santunan kepada anak yatim dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2024. Dengan semangat kebersamaan, sumbangan untuk anak yatim ini terkumpul dari masyarakat Gampong Meuko Kuthang, baik yang berdomisili di gampong maupun yang sedang berada di perantauan. Tradisi tahunan ini menjadi wujud nyata rasa syukur kepada Allah atas kelahiran Rasulullah, sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan senyum di wajah anak-anak yatim yang turut merasakan berkah Maulid di Meunasah.
Ketua Panitia PHBI, Tgk. Mawardi Anwar, S.Pd, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat dan para dermawan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Kepada seluruh warga Gampong Meuko Kuthang, baik yang ada di gampong maupun di perantauan, serta para dermawan yang telah ikhlas menyumbangkan dana, kami sampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan rahmat, karunia, dan kelapangan rezeki di tahun-tahun mendatang. Semoga kita semua dapat terus merayakan Maulid dengan penuh sukacita," ujar Tgk. Mawardi.
Dalam ucapan penuh haru, Tgk. Mawardi juga berharap agar semangat berbagi dan peduli yang tercermin dalam perayaan Maulid ini terus berlanjut, menjadi tradisi yang menyejukkan hati. "Santunan ini bukan hanya soal angka dan jumlah, tetapi soal rasa, tentang bagaimana kita membangun jembatan kasih yang menghubungkan hati kita dengan mereka yang membutuhkan. Semoga anak-anak yatim kita merasa selalu diperhatikan, bahwa mereka adalah bagian dari keluarga besar Gampong Meuko Kuthang," tambahnya dengan nada penuh kehangatan.
Dengan santunan ini, Gampong Meuko Kuthang tidak hanya sekadar memperingati Maulid Nabi, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi dan kepedulian sosial antarwarga, menjadikan perayaan ini bukan hanya sebagai ritual tahunan, tetapi sebagai perwujudan rasa syukur dan cinta kepada sesama. (Bustami)