Kapolres Pidie Jaya: Penembakan Posko SABAR Masih Dalam Penyelidikan
Foto : Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Insiden penembakan Posko pemenangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, dan Hasan Basri, MM, atau yang dikenal dengan sebutan Paslon SABAR dengan nomor urut 01. Kejadian ini terjadi di Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Peristiwa tersebut sontak menghebohkan masyarakat setempat, terutama pendukung Paslon SABAR.
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasiribu, SIK, mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah insiden tersebut merupakan penembakan.
“Kita tidak mau buru-buru menyimpulkan penembakan karena tidak ditemukan proyektil atau peluru pada saat olah TKP dilokasi,” ujar Faisal dalam keterangan pers kepada awak media, Minggu (3/11).
Kata dia, pihak kepolisian belum menemukan bukti fisik berupa peluru di tempat kejadian perkara (TKP), sehingga masih dibutuhkan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres mengatakan, polisi akan melakukan olah TKP lanjutan untuk memastikan kebenaran dari dugaan penembakan tersebut. Langkah ini diambil untuk mengumpulkan lebih banyak bukti dan memperjelas peristiwa yang sebenarnya terjadi di lokasi tersebut.
“Kita akan melakukan olah TKP terlebih dahulu, nanti hasilnya akan dirilis,” tambah Faisal.
Kapolres berjanji untuk segera memberikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat setelah mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih mendalam.
Pada saat olah TKP pertama, ditemukan sebuah selongsong peluru di sekitar lokasi kejadian. Namun, Faisal menyebut bahwa temuan ini tidak serta-merta terkait dengan insiden yang terjadi.
“Terkait temuan selongsong peluru, itu selongsong lama dan ditemukan di luar area kejadian,” jelasnya.
Hal ini menunjukkan bahwa selongsong peluru tersebut mungkin berasal dari peristiwa sebelumnya dan tidak ada kaitannya dengan insiden penembakan yang diduga terjadi di Posko SABAR.
Masyarakat di sekitar posko mengaku khawatir dengan adanya insiden ini, terutama karena kejadian tersebut berlangsung di tengah masa kampanye.
Mereka berharap polisi dapat segera menemukan pelaku dan mengungkap motif di balik serangan yang membuat situasi politik di daerah tersebut memanas.
Kejadian ini dikhawatirkan dapat menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat yang mendukung Paslon SABAR.
Di sisi lain, Muhammad Yusuf Ibrahim Ketua Tim Pemenangan SABAR juga berharap bahwa insiden ini tidak akan memengaruhi jalannya proses pemilihan yang damai di Pidie Jaya.
Yusuf mendukung penuh upaya kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini agar dapat mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.
Yusuf berharap pemilihan ini dapat berlangsung dengan aman, tanpa adanya kekerasan atau intimidasi. (**)