04 April 2025
Nasional

Harga Rokok Naik Mulai Januari 2025, Pemerintah Fokus Kendalikan Konsumsi

Foto : Dok. Google Image | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDPemerintah Indonesia mengumumkan kenaikan harga jual eceran (HJE) rokok yang mulai berlaku pada 1 Januari 2025. Meskipun tarif cukai hasil tembakau (CHT) tetap, kebijakan ini diterapkan untuk mengendalikan konsumsi tembakau serta melindungi industri padat karya. Kenaikan harga ini disesuaikan dengan jenis dan golongan rokok, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2024.

Berdasarkan aturan tersebut, sigaret kretek mesin (SKM) golongan I akan naik menjadi Rp 2.375 per batang, sedangkan sigaret putih mesin (SPM) golongan I menjadi Rp 2.495 per batang. Kenaikan harga lebih signifikan terjadi pada sigaret kretek tangan (SKT) dan sigaret putih tangan (SPT) golongan I, yang akan mencapai lebih dari Rp 2.170 per batang, meningkat hingga 9,5%. Kebijakan ini juga mencakup rokok elektrik, memperkuat upaya pemerintah dalam pengendalian konsumsi.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai tembakau sekaligus menekan jumlah perokok aktif di Indonesia. Pemerintah berharap kebijakan ini mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Data menunjukkan bahwa kenaikan harga sering menjadi faktor signifikan dalam mengurangi konsumsi rokok, terutama di kalangan perokok pemula.

Namun, kenaikan ini juga memunculkan berbagai reaksi di masyarakat. Sebagian perokok mengaku harus menyesuaikan anggaran bulanan mereka, sementara produsen rokok menghadapi tantangan untuk tetap kompetitif di tengah perubahan ini. Para pekerja di sektor industri hasil tembakau juga berharap kebijakan ini tidak mengurangi lapangan pekerjaan mereka.

Sebagai konsumen, masyarakat perlu bersiap menghadapi perubahan ini. Dampak kenaikan harga rokok akan terasa tidak hanya pada pola konsumsi tetapi juga pada kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan. Dengan dimulainya kebijakan baru ini, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang lebih sehat.  (**)