Hacker Sasar Akun FB TRK, Kirim Slip Transfer Palsu untuk Perdaya Calon Korban
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Akun Facebook milik Bupati Nagan Raya, T.R. Keumangan (TRK), diduga diretas oleh pihak tak bertanggung jawab. Serangan ini tidak hanya merusak keamanan akun, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana penipuan dengan menyasar orang-orang terdekat dalam daftar pertemanan korban di Medsos.
Modus yang digunakan tergolong rapi dan terencana. Pelaku lebih dulu menghubungi salah seorang teman Facebook TRK, lalu meminta nomor WhatsApp. Setelah komunikasi berpindah platform, pelaku mulai membangun narasi untuk meyakinkan calon korban agar terlibat dalam skenario yang telah disusun.
Dalam percakapan tersebut, pelaku meminta nomor rekening dengan dalih akan mentransfer sejumlah uang untuk disedekahkan kepada anak yatim. Untuk memperkuat tipu daya, pelaku kemudian mengirimkan slip transfer palsu seolah-olah dana telah dikirim ke rekening korban.
Usai mengirimkan bukti transfer palsu tersebut, pelaku kembali melancarkan aksinya dengan meminta calon korban untuk mengirimkan separuh dari uang itu ke rekening DANA bernomor 088210007913 atas nama Yusuf Iqbal. Alasan yang digunakan tetap sama, yakni untuk keperluan anak yatim di Banda Aceh.
Namun, calon korban mulai mencium kejanggalan. Dana yang disebut telah ditransfer ternyata tidak pernah masuk ke rekeningnya. Menyadari adanya indikasi penipuan, korban memilih menunda pengiriman dana yang diminta oleh pelaku.
Karena merasa aksinya tidak segera membuahkan hasil, pelaku kembali mendesak korban agar segera melakukan pengiriman. Ia berdalih terjadi gangguan jaringan pada bank sehingga dana belum masuk ke rekening korban. Nilai uang yang diminta pun tidak kecil, mencapai jutaan rupiah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nagan Raya, Arafik, S.Sos.I., MPA, di Suka Makmue, dikonfirmasi awak media, menyatakan pihaknya telah menerima berbagai laporan terkait kasus serupa. Arafik mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya.
"Nomor tersebut diduga digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menghubungi masyarakat maupun pejabat tertentu," ungkapnya. Ia juga menyatakan, Pemkab Nagan Raya mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pesan atau komunikasi melalui WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati maupun Wakil Bupati, terutama jika berisi permintaan tertentu yang mencurigakan. (**)







