Basnaz Bali Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Pidie Jaya
Foto : Foto bersama Ketua Baznas Bali, Ketua BMA dan Ketua dan anggotanya. | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Baznas Provinsi Bali Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Pidie Jaya, Dukung Pendidikan dan Pemulihan Warga, melalui program Baznas Tanggap Bencana (BTB) kembali menunjukkan komitmennya.
Dalam mendukung keberlanjutan pendidikan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. Kali ini, bantuan disalurkan kepada korban banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (28/2/2026).
Ketua Baznas Bali, Ustadz H. Yunus Naim, turun langsung ke lokasi dengan mengunjungi murid MIN 4 Pidie Jaya yang berlokasi di Gampong Dayah Kruet, serta masyarakat Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya.
Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua Baitul Mal Aceh Tgk. H. Muhammad Yunus, anggota Komisioner BMA Tgk. Mudawali, serta Ketua BMK Pidie Jaya Tgk. Zulkifli bersama anggota, Tgk. Shlan, Tgk. Roiyani, Tgk. Bukhari dan Tgl Abdussattar.
Dalam penyaluran tersebut, Baznas Bali menyerahkan 15 set meja dan kursi belajar untuk 30 murid madrasah. Selain itu, bantuan bagi masyarakat berupa 30 paket perlengkapan dapur untuk ibu rumah tangga.
H. Yunus Naim menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk ikhtiar agar anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan meski berada dalam keterbatasan akibat bencana.
“Dampak ekonomi pascabencana tidak boleh menjadi alasan terhentinya proses belajar anak-anak,” ujarnya.
Tak hanya sektor pendidikan, bantuan perlengkapan dapur juga diharapkan membantu meringankan beban ibu rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan. Masing-masing paket berisi kompor gas dua tungku, penanak nasi serbaguna, panci, dan kuali.
Sementara itu, Ketua Baitul Mal Aceh Tgk. H. Muhammad Yunus yang akrab disapa Abon menyampaikan apresiasi atas kepedulian Baznas Bali terhadap korban banjir di Pidie Jaya khususnya. Menurutnya, sejumlah wilayah di kabupaten tersebut masih terdampak banjir dan longsor yang memengaruhi kehidupan sosial serta aktivitas pendidikan masyarakat.
Ia menambahkan, sinergi Baznas dari berbagai daerah di Indonesia tidak hanya dibutuhkan pada masa tanggap darurat, tetapi juga hingga tahap pemulihan agar masyarakat, khususnya anak-anak, agar dapat kembali beraktivitas normal.
Dalam peninjauan di lapangan, pihak Baitul Mal Aceh dan BMK Pidie Jaya juga mendapati hampir seluruh murid terdampak di MIN 4 Pidiw Jaya belum memiliki seragam sekolah. Kondisi tersebut dinilai mendesak dan akan segera ditindaklanjuti dengan bantuan seragam dari Baitul Mal Aceh.
“Kami berharap bantuan ini membangkitkan semangat anak-anak untuk terus belajar dan menjadi keberkahan bagi para muzaki serta semua pihak yang berkontribusi,” pungkasnya.
Orang Aceh yang muslim jangan cengeng dengan keadaan yang terjadi ini. Bersabarlah dengan ketiadaan dan bersyukurlah disaat mendapatkan bantuan."Pungkasnya.




.jpg)




