05 November 2026
Gampong

Bangun Desa Partisipatif, Lapahan Buaya Rampungkan RKPDes 2027

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Pemerintah Desa Lapahan Buaya, Kecamatan Kota Baharu, Kabupaten Aceh Singkil, sukses menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 sekaligus penjaringan usulan kegiatan masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Lapahan Buaya, Kamis (5/11/2026), dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.

Musrenbangdes ini dihadiri perwakilan Kecamatan Kota Baharu, pendamping kecamatan, pendamping desa, Babinsa, Pemerintah Desa Lapahan Buaya, Badan Permusyawaratan Kampong (BPkam), tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta sejumlah unsur masyarakat lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut bertujuan untuk mengawal dan memastikan proses perencanaan pembangunan desa berjalan secara partisipatif serta selaras dengan arah kebijakan dan program prioritas pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Lapahan Buaya, Tajudin, menyampaikan bahwa Musrenbangdes merupakan forum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan secara langsung.

Menurutnya, penyusunan RKPDes 2027 harus mengutamakan kebutuhan mendesak masyarakat dengan tetap mempertimbangkan kemampuan anggaran desa. Sementara itu, berbagai usulan yang belum dapat direalisasikan melalui anggaran desa akan diperjuangkan untuk diajukan ke tingkat kecamatan.

"Pada intinya, melalui musyawarah hari ini kita menampung berbagai aspirasi masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anggaran desa. Kita juga berharap ke depan anggaran desa semakin bertambah sehingga lebih banyak program pembangunan yang dapat direalisasikan," ujarnya.

Lebih lanjut, Tajudin menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa membutuhkan partisipasi aktif masyarakat serta kebersamaan dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, BPkam, dan seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga kekompakan serta menghindari perselisihan agar program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Artinya, dengan kebersamaan dan kekompakan, kita harus menghindari gesekan atau perselisihan agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tutupnya.

Selanjutnya, jalannya forum musyawarah dipandu langsung oleh pendamping kecamatan. Berbagai usulan masyarakat dibahas secara terbuka, mulai dari bidang pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan perekonomian warga.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan hasil Musrenbangdes. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama seluruh peserta dalam mengawal usulan dan mewujudkan pembangunan Desa Lapahan Buaya yang lebih baik, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Khairi)