Baitul Mal Pidie Jaya Salurkan Rp2,5 Miliar Dana Zakat dan Infak Akhir 2025
Foto : Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi melakukan penyerahan secara simbolis dana zakat kepada mustahik miskin. | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Menutup akhir tahun anggaran 2025, Baitul Mal Kabupaten (BMK) Pidie Jaya menyalurkan dana zakat dan infak sebesar Rp2,5 miliar lebih kepada lebih dari 4.000 mustahik yang tersebar di delapan kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pidie Jaya.
Dana yang disalurkan tersebut terdiri dari zakat sebesar Rp1,8 miliar lebih dan infak Rp700 juta lebih. Penyaluran dilakukan serentak di akhir tahun dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi.MA, S.Sos., ME di Aula Cot Trieng lantai III Kantor Bupati Pidie Jaya, Rabu (31/12/2025).
Selain perwakilan puluhan Mustahik, Dewan Pengawas dan anggota Badan BMK Pidie Jaya serta jajaran, turut menghadiri Ketua MPU Dr.H.Anwar Usman S.Pd.I, MM. serta sejumlah kepala SKPK dan undangan lainnya.
Ketua BMK Pidie Jaya, Tgk. Zulkifli Harun melalui Kepala Sekretariat Teuku Yulius, menyebutkan penyaluran zakat dan infak ini merupakan hasil pengumpulan dana selama tahun 2025. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp3,69 miliar lebih, yang bersumber dari zakat sebesar Rp2,11 miliar lebih dan infak Rp1,58 miliar lebih.
Menurut Yulius, penyaluran dana dilakukan sekaligus di akhir tahun karena sejumlah kendala, di antaranya musibah banjir dan longsor yang melanda Pidie Jaya, serta adanya ketentuan regulasi penyaluran yang harus dipatuhi.
“Alhamdulillah, sebagian besar program yang telah ditetapkan dapat direalisasikan, meskipun masih ada beberapa kegiatan yang belum terlaksana sepenuhnya karena kendala teknis, seperti pembangunan rumah fakir miskin, santunan yatim piatu, dan bantuan untuk gharimin,” ujarnya.
Yulius menjelaskan, seluruh dana zakat dan infak tersebut disalurkan langsung ke rekening bank masing-masing penerima untuk menjamin transparansi dan ketepatan sasaran.
Dari dana zakat, BMK Pidie Jaya menyalurkan bantuan kepada senif fakir sebesar Rp928 juta untuk 1.547 mustahik dan senif miskin Rp786 juta untuk 1.310 mustahik.
Selain itu, senif syiar Islam menerima alokasi Rp74 juta lebih untuk 36 lembaga dan majelis pengajian, serta senif amil sebesar Rp44 juta untuk hak amil yang tersebar di 125 UPZ SKPK dan lembaga lainnya.
Sementara dari dana infak, senif yatim menerima Rp150 juta untuk 500 mustahik, santri miskin Rp150 juta untuk 300 mustahik, serta penyandang disabilitas Rp100 juta untuk 200 penerima.
Bantuan juga diberikan kepada fakir uzur sebesar Rp240 juta untuk 300 mustahik, insidentil Rp64 juta untuk 56 penerima, serta alokasi Rp10 juta lebih untuk lima senif lainnya.
Baitul Mal Pidie Jaya, berharap penyaluran dana zakat dan infak ini dapat membantu meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kabupaten Pidie Jaya, terutama saat menghadapi kondisi musibah saat ini. (*)






