Angin Kencang Landa Pidie Jaya, Atap Huntara Rusak Parah, Trembesi Tua Berhamburan di Pantai Wisata
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Angin kencang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya sejak Selasa sore hingga Rabu siang, 20 Mei 2026, menyebabkan kerusakan pada Hunian Sementara (Huntara) Blok B yang ditempati korban banjir di kawasan belakang kolam kantor Bupati, Cot Trieng, Kecamatan Meureudu. Terjangan angin disertai hujan lebat membuat rangka baja, kuda-kuda, serta atap seng bangunan huntara dilaporkan terangkat akibat kuatnya hempasan angin.
Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian konstruksi atap huntara yang dibangun menggunakan rangka baja ringan tampak rusak dan terangkat ke atas. Bangunan yang dikerjakan oleh PT HK itu sempat membuat para penghuni panik. Warga yang berada di dalam huntara berhamburan keluar ruangan saat angin bertiup semakin kencang dan hujan mengguyur kawasan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Pidie Jaya, Okta Handipa, M.Arch, melaporkan kejadian itu melalui grup WhatsApp Posko Paska Bencana Pidie Jaya. “Izin, kami laporkan terjadi kerusakan akibat angin kencang di Huntara,” tulis Okta dalam laporan singkatnya.
Saat dikonfirmasi awak media, Okta Handipa membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, Huntara Blok B di belakang kolam taman kota memang diterjang angin kencang yang disertai hujan deras. Meski demikian, hingga saat ini pihak BPBD belum menerima laporan adanya korban jiwa akibat kejadian tersebut.
“Tindak lanjutnya nanti akan kita koordinasikan dengan pihak HK sebagai pelaksana pembangunan huntara untuk perbaikan. Saat ini kondisi cuaca masih disertai angin kencang,” ujar Okta. Ia menambahkan, petugas BPBD masih terus memantau situasi di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.

Selain merusak huntara, angin kencang juga dilaporkan menerjang kawasan Pantai Wisata Trienggadeng. Sejumlah pohon trembesi tua di sekitar kios pedagang tumbang dan dahan-dahannya berhamburan di area wisata. Para pedagang mengaku khawatir pohon-pohon tua tersebut akan kembali patah apabila cuaca ekstrem terus terjadi.
Angin kencang disertai hujan lebat juga menerjang rumah milik Imum Jamil Hasyem di Gampong Mayang Lancok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada Selasa malam, 19 Mei 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.10 hingga 22.45 WIB itu menyebabkan atap rumah terangkat diterpa angin hingga jatuh, sementara warga sekitar dilaporkan sempat panik akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut.
Warga berharap pihak terkait segera melakukan pembersihan serta pemangkasan dahan rapuh guna mencegah jatuhnya korban jiwa. Sementara itu, BPBD Pidie Jaya menyatakan akan mengupayakan pembersihan pohon tumbang terlebih dahulu sambil menunggu kondisi cuaca membaik. (**)






