04 April 2025
Polri

Polres Pidie Jaya Kembali Deklarasikan Kampung Bebas Narkoba Dukung Astacita

Foto : PJ. Bupati Pidie Jaya, Dr. H. T. Ahmad Dadek, SH., MH., bersama Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., melakukan foto bersama pejabat yang hadir. | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDPolres Pidie Jaya kembali mendeklarasikan Desa atau Gampong Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu, sebagai Kampung Bebas Narkoba yang kelima di Kabupaten Pidie Jaya, Senin (30/12/2024) di Komplek Dayah Al-Hijrah.

Kegiatan ini diwarnai dengan tarian Ranup Lampuan, sebuah pertunjukan budaya Aceh yang menambah semarak acara tersebut oleh anak-anak sanggar seni binaan PKK gampong setempat.

Program kampung bebas narkoba ini sebagai wujud dukungan salah satu program Astacita Presiden RI Prabowo Subianto yakni pemberantasan narkoba yang menjadi program kerja 100 harinya serta bagian integral dari Quick Wins Presisi Polri.

Kehadiran Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., bersama Pj. Bupati Pidie Jaya, Dr. H. T. Ahmad Dadek, S.H., M.H., dan Kepala BNK Pidie Jaya Fahkrurtazi disambut dengan hangat yang diiringi dengan prosesi pengalungan bunga oleh Duta Kamtibmas.

Selain itu, sejumlah pejabat/ perwakilan Forkompinda Pidie Jaya dan dari tingkat kecamatan serta seluruh jajaran Polres Pidie Jaya turut hadir dan memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif ini.

"Kami sudah deklarasi di empat Kampung Bebas Narkoba sebelumnya, yakni Gampong Udeung (Bandar Baru), Lueng Bimba (Meurah Dua), Paya (Trienggadeng), Pulo Lhok (Ulim), dan hari ini di Kecamatan Meuruedu," kata Kapolres dalam sambutannya.

Deklarasi ini merupakan sebuah simbolis solidaritas dalam perjuangan meminimalkan peredaran penyalahgunaan narkoba di kampung-kampung yang ada di wilayah hukum Polres Pidie Jaya," Tekan AKBP Faisal.

"Pentingnya Kampung Bebas Narkoba sebagai langkah strategis dan tanggung jawab moral untuk melindungi generasi muda sebagai penerus masa depan. Dengan harapan Gampong Mesjid Tuha dan Gampong lainnya yang sudah diresmikan menjadi contoh bagi daerah lain." Tegaskan Kapolres

Katanya lagi, bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan upaya yang komprehensif, meliputi penindakan tegas dan pencegahan preventif melalui edukasi dan himbauan kepada masyarakat. 

Lakukan Patroli rutin di gampong-gampong untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan juga menjadi bagian penting dari strategi ini. Dan masyarakat didorong untuk aktif melaporkan setiap indikasi aktivitas tersebut." Ujar AKBP Faisal.

"Kami juga menunggu informasi tentang adanya kurir atau bandar dari masyarakat dan kami siap tindaklanjuti. Kepolisian akan terus berperang menghadapi kurir atau bandar yang menjadi penyalur narkoba di wilayah hukum Polres Pidie Jaya. Jangan harap bandar dan kurir akan hidup di Pidie Jaya." Pungkas Kapolres.

Kesempatan sama, Pj. Bupati Pidie Jaya, H. T. Ahmad Dedek, menyampaikan bahwa program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berperan aktif sebagai agen pencegahan narkoba, memberikan pengaruh positif dalam upaya membebaskan daerah dari penyalahgunaan narkoba.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang luar biasa dari Polres Pidie Jaya dan BNNK Pidie Jaya, berharap kerjasama ini akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.

"Semakin banyak kampung bebas narkoba yang deklarasikan dapat menjadi contoh dalam mewujudkan lingkungan bebas narkoba. Bila memungkinkan gunakan dana desa untuk pemberantasan dan pembasmian penyalahgunaan Narkoba." Pinta Pj. Bupati Pidie Jaya yang juga Kepala Bappeda Aceh. (**)