BANJIR ACEH
Ofi & Mars Indonesia Bagikan 1.840 Paket Sembako untuk Petani Kakao Terdampak Banjir di Aceh
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - PT. Olam Indonesia (Olam Food Ingredients) Ofi & Mars Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada para petani kakao binaan yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, Pidie, dan Aceh Besar, Sabtu (10/1).
Koordinator Ofi Aceh, Supriyanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap petani kakao yang selama ini menjadi mitra binaan dan ikut terdampak langsung akibat bencana alam. Menurutnya, bencana telah memukul sendi-sendi ekonomi petani, sehingga dukungan darurat sangat dibutuhkan agar mereka dapat bertahan dan bangkit kembali.
Ia menambahkan, selain sebagai bantuan kebutuhan pokok, paket sembako ini diharapkan dapat memberi semangat dan rasa kebersamaan kepada petani bahwa mereka tidak berjuang sendiri menghadapi dampak bencana. “Kami ingin memastikan petani binaan tetap mendapatkan perhatian dan dukungan di saat-saat sulit seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Fauzi Yusuf dari Forum Kakao Aceh menyebut, total bantuan yang disalurkan Ofi & Mars mencapai 1.840 paket sembako yang diperuntukkan bagi petani kakao terdampak banjir di tiga kabupaten. Rinciannya, sebanyak 968 paket disalurkan untuk Kabupaten Pidie Jaya, 698 paket untuk Kabupaten Pidie, dan 174 paket lainnya untuk petani kakao di Aceh Besar.
Fauzi menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan langsung perwakilan Ofi & Mars Indonesia dengan melibatkan komunitas petani setempat agar bantuan tepat sasaran. Proses distribusi juga memperhatikan kondisi lapangan dan akses wilayah yang sempat terhambat akibat bencana hidrometeorologi.
Atas nama petani kakao Aceh, Fauzi Yusuf mengucapkan terima kasih banyak pada Pak Imam Suharto (Head of Cocoa Sustainability Olam Indonesia) dan Ibu Fay Fay Choo (Asia Cocoa Director, Mars Incorporated) yang telah peduli terhadap musibah bencana Hidrometeorologi Aceh khususnya pada petani kakao yang selama ini telah mereka bina. (**)






