20 Juni 2026
Daerah

Muscab X PPP Pidie Berlangsung Dinamis, Zuhri Usman Terpilih sebagai Formatur

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDMusyawarah Cabang (Muscab) X Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Pidie yang berlangsung di Aula Kantor DPC PPP Pidie, Sabtu 20 Juni 2026.

Diketahui Muscab DPC-PPP kabupaten Pidie menjadi momentum penting bagi partai berlambang Ka'bah tersebut dalam melakukan konsolidasi organisasi dan menata kembali kekuatan politik di tingkat daerah.

Muscab yang dihadiri oleh perwakilan dari 23 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pidie itu berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat membangun partai. 

Forum tertinggi di tingkat cabang tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi kepengurusan sebelumnya, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah perjuangan PPP Pidie ke depan.

Dari hasil musyawarah, Zuhri Usman, SE (TZ) dipercaya sebagai Formatur I, bersama enam formatur lainnya dari unsur DPP, DPW dan DPAC yang akan menyusun struktur kepengurusan DPC PPP Kabupaten Pidie untuk periode berikutnya. 

Penetapan ketua definitif nantinya akan mengikuti mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Organisasi (PO) PPP dan diputuskan melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP di Jakarta.

Dalam Muscab tersenut Kehadiran langsung Ketua DPW PPP Aceh, Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si, didampingi Sekretaris Wilayah, Bendahara DPW, serta Ketua OKK I DPW PPP Aceh, menunjukkan besarnya perhatian partai terhadap proses kaderisasi dan penguatan struktur organisasi di Kabupaten Pidie yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis politik penting di Aceh.

Dalam arahannya, jajaran DPW menekankan bahwa Muscab tidak boleh dimaknai semata sebagai proses pergantian kepengurusan, melainkan momentum memperkuat soliditas internal, meningkatkan kapasitas kader, dan memperluas basis dukungan masyarakat. 

Tantangan politik yang semakin kompetitif menuntut PPP untuk hadir dengan gagasan, program, dan kerja-kerja nyata yang menyentuh kebutuhan rakyat.

Bagi PPP Pidie, Muscab X juga menjadi titik awal untuk melakukan pembenahan organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan gampong. 

Penguatan mesin partai dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar PPP mampu kembali memainkan peran strategis dalam pembangunan daerah serta meningkatkan representasi politiknya pada kontestasi mendatang.

Terpilihnya Zuhri Usman sebagai Formatur I dinilai menjadi amanah besar untuk menyatukan seluruh elemen partai pasca-Muscab. Tantangan yang dihadapi bukan hanya membangun kepengurusan yang solid, tetapi juga mengembalikan kepercayaan publik melalui program-program yang berpihak kepada masyarakat.

Dengan berakhirnya Muscab X, PPP Pidie kini memasuki fase baru konsolidasi organisasi. 

Harapannya, kepengurusan yang akan terbentuk nantinya mampu membawa partai lebih adaptif terhadap perkembangan politik, memperkuat jaringan kader di akar rumput, serta menjadikan PPP sebagai salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan di Kabupaten Pidie. (**)