Mangkir Tanpa Kabar, Kadis LH Deli Serdang Picu Kemarahan Warga Terdampak
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Kekecewaan dan kemarahan warga terdampak pembangunan pabrik sandal Yumeida memuncak setelah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang tak kunjung hadir dalam pertemuan yang telah dijadwalkan, Kamis (23/04/2026). Hingga pukul 16.15 WIB, pejabat terkait tidak memberikan kabar maupun kepastian, meski warga dan perwakilan pengusaha telah menunggu sejak pagi.
Pertemuan yang sedianya menjadi ruang dialog untuk mencari solusi atas persoalan lingkungan itu justru berubah menjadi penantian panjang. Warga mengaku telah meluangkan waktu dan tenaga demi menyuarakan dampak yang mereka rasakan, terutama terkait gangguan lingkungan dan kesehatan. Di sisi lain, pihak pengusaha juga hadir dengan membawa data lengkap untuk mendukung proses diskusi.
Namun, hingga waktu terus berjalan, tidak ada satu pun pernyataan resmi dari pihak dinas, baik terkait keterlambatan maupun pembatalan agenda. Kondisi ini memicu penilaian negatif dari warga yang merasa kehadiran pejabat publik justru tidak mencerminkan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
Sejumlah warga menilai sikap tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap persoalan yang mereka hadapi. “Kami sudah datang sejak pukul 10.00 WIB, sekarang sudah 16.15 WIB, tapi tidak ada kabar sama sekali. Ini jelas bentuk ketidakseriusan,” ujar salah satu perwakilan warga dengan nada kesal.
Situasi di lokasi pertemuan pun semakin memanas. Warga merasa aspirasi mereka tidak dihargai, sementara persoalan lingkungan yang mereka keluhkan dinilai semakin mendesak untuk ditangani. Mereka mendesak penjelasan resmi dari pihak dinas terkait ketidakhadiran tersebut.
Warga menegaskan tidak ingin persoalan ini berlarut tanpa kejelasan. Mereka berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menanggapi keluhan yang ada. Jika tidak, warga mengisyaratkan akan mengambil langkah lanjutan sebagai bentuk protes atas sikap yang mereka anggap merugikan masyarakat. (DE)






